Teknologi FLACS Jadi Solusi Operasi Katarak Modern yang Lebih Presisi dan Personal

Teknologi FLACS Jadi Solusi Operasi Katarak Modern yang Lebih Presisi dan Personal

BicaraPlus – Teknologi FLACS kini menjadi salah satu inovasi terbaru dalam operasi katarak modern yang membantu pasien mendapatkan kualitas penglihatan lebih optimal sesuai kebutuhan dan gaya hidupnya. Tidak hanya membantu mengatasi lensa mata yang keruh akibat katarak, Teknologi FLACS juga menghadirkan tindakan operasi yang lebih presisi, minim invasif, dan nyaman bagi pasien.

Penglihatan yang jernih bukan hanya membantu seseorang melihat lebih baik, tetapi juga menentukan kualitas hidup, produktivitas, hingga rasa percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Sayangnya, banyak orang baru menyadari pentingnya kesehatan mata ketika penglihatan mulai buram, silau saat melihat cahaya, atau kesulitan berkendara di malam hari.

Salah satu penyebab gangguan penglihatan yang paling umum terjadi adalah katarak, yakni kondisi ketika lensa alami mata berubah menjadi keruh. Katarak selama ini identik dengan proses penuaan, namun kini kasusnya semakin banyak ditemukan pada usia produktif akibat faktor gaya hidup, diabetes, hingga paparan sinar ultraviolet.

Secara global, World Health Organization (WHO) mencatat lebih dari 100 juta orang hidup dengan katarak pada 2020 dan sekitar 17 juta di antaranya mengalami kebutaan. Di Indonesia sendiri, katarak masih menjadi penyebab utama kebutaan pada usia 50 tahun ke atas. Data Kementerian Kesehatan RI berdasarkan survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) 2014–2016 menunjukkan sekitar 81,2 persen kasus kebutaan disebabkan oleh katarak.

Keunggulan Teknologi FLACS dalam Operasi Katarak

Dalam gelaran Smart Business Lunch 2026, Dokter Spesialis Mata sekaligus Head of Research and Medical Training Division JEC Group, Dr. Nina Asrini Noor, SpM, menjelaskan bahwa kemajuan teknologi medis telah mengubah cara pandang masyarakat terhadap operasi katarak.

“Dulu operasi katarak dipahami hanya sebagai tindakan mengangkat lensa yang keruh. Kini dengan teknologi modern seperti FLACS dan pilihan lensa tanam yang semakin beragam, pasien tidak hanya dibantu melihat kembali, tetapi juga memperoleh kualitas penglihatan yang lebih sesuai dengan aktivitas dan gaya hidupnya,” ujar Dr. Nina Asrini Noor, SpM.

Teknologi FLACS atau Femtosecond Laser-Assisted Cataract Surgery menggunakan laser femtosecond dengan bantuan sistem pencitraan digital untuk membantu beberapa tahapan penting dalam operasi katarak. Teknologi FLACS membantu proses pembuatan sayatan kornea, pembukaan kapsul lensa, hingga pemecahan lensa mata yang keruh sebelum diganti dengan lensa tanam atau intraocular lens (IOL).

Menurut Dr. Nina, tingkat presisi menjadi salah satu keunggulan utama Teknologi FLACS, terutama ketika operasi katarak tidak lagi sekadar menghilangkan kekeruhan, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas visual pasien setelah operasi.

Teknologi FLACS dan Ragam Lensa Tanam Premium

Seiring perkembangan teknologi, pilihan lensa tanam saat ini juga semakin beragam dan lebih personal. Dalam operasi katarak modern, lensa alami mata yang keruh akan diganti dengan lensa buatan kecil yang ditanam di dalam mata untuk membantu mengembalikan fungsi penglihatan pasien.

JEC Eye Hospitals and Clinics menghadirkan berbagai pilihan lensa tanam premium yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Mulai dari lensa monofokal untuk membantu penglihatan pada satu fokus tertentu, multifokal untuk penglihatan jarak dekat hingga jauh, EDOF (Extended Depth of Focus) yang membantu transisi penglihatan lebih natural untuk aktivitas digital dan mobilitas modern, hingga lensa toric bagi pasien dengan mata silinder atau astigmatisme.

Pemilihan lensa tanam dinilai menjadi bagian penting dalam keberhasilan operasi katarak modern karena setiap orang memiliki kebutuhan visual yang berbeda. Pasien yang aktif bekerja di depan layar komputer tentu memiliki kebutuhan penglihatan berbeda dibanding mereka yang lebih sering berkendara atau beraktivitas di luar ruangan.

Teknologi FLACS Jadi Investasi Kualitas Hidup Masa Depan

Karena itu, konsultasi menyeluruh dengan dokter mata menjadi langkah penting sebelum operasi dilakukan agar pasien dapat memahami kondisi mata sekaligus menentukan Teknologi FLACS dan jenis lensa yang paling sesuai dengan gaya hidupnya.

Sebagai salah satu pusat layanan kesehatan mata di Indonesia, JEC Eye Hospitals and Clinics kini memiliki 16 cabang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Selama lebih dari 42 tahun, JEC tercatat telah menangani lebih dari 200 ribu operasi katarak dengan berbagai pilihan teknologi modern, mulai dari phacoemulsification hingga Teknologi FLACS.

Melalui perkembangan teknologi operasi dan pilihan lensa tanam yang semakin personal, Teknologi FLACS kini tidak lagi hanya menjadi solusi untuk mengatasi gangguan penglihatan akibat katarak, tetapi juga bagian dari investasi kualitas hidup di masa depan.

Bagikan