
BicaraPlus – Suasana menjelang aksi demo 27 Agustus 2026 di Gedung DPR RI, Jakarta, mulai terasa. Massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) telah datang lebih awal ke kawasan Gedung DPR untuk mempersiapkan aksi yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Sejumlah warga Pati bahkan telah berada di depan Gedung DPR sejak Jumat (21/8). Mereka mendirikan posko dan berencana bertahan hingga aksi puncak digelar. Massa membawa mobil komando, bendera, spanduk, serta perlengkapan untuk kebutuhan selama berada di lokasi.
Di lokasi, warga terlihat berteduh di bawah pohon dan menggelar tikar sebagai tempat beristirahat. Sejumlah perempuan juga tampak ikut dalam rombongan. Spanduk tuntutan dipasang di sekitar area depan gerbang Gedung DPR.
Posko dan Dapur Umum Disiapkan
Bukan hanya menyiapkan massa, AMPB juga mempersiapkan kebutuhan logistik selama berada di Jakarta. Posko dibangun sebagai tempat berkumpul sekaligus mendukung keberlangsungan aksi. Koordinator AMPB Supriyono alias Botok sebelumnya mengatakan pihaknya membuka dapur umum dan membutuhkan dukungan logistik seperti air mineral, makanan ringan, serta sembako untuk peserta aksi.
Kondisi tersebut membuat persiapan demo 27 Agustus tidak hanya terlihat dari atribut demonstrasi, tetapi juga dari aktivitas massa yang mulai menetap di sekitar Gedung DPR. Persiapan juga berlangsung di Kabupaten Pati. Pada Selasa (25/8), sejumlah bus terlihat disiapkan untuk membawa ratusan warga menuju Jakarta.
Empat bus berukuran besar dengan kapasitas sekitar 50 penumpang per bus disiapkan untuk mengangkut massa secara bertahap. Transportasi dan konsumsi peserta disebut berasal dari dukungan donasi masyarakat.
Massa juga menyiapkan berbagai atribut untuk dibawa ke Jakarta. Salah satunya replika keranda dengan tulisan “Rampas Aset Koruptor” dan “Hukum Mati Koruptor”, yang menjadi simbol tuntutan utama mereka.
Sebelumnya, keberangkatan massa sempat menghadapi kendala setelah sejumlah perusahaan otobus membatalkan kesepakatan. Namun, AMPB kemudian kembali menyiapkan armada untuk memberangkatkan peserta demo.
Dua Tuntutan Dibawa ke Gedung DPR

Dalam demo 27 Agustus, AMPB menyatakan membawa dua tuntutan utama, yaitu mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset dan mendorong hukuman mati bagi koruptor.
Massa berharap aspirasi tersebut dapat disampaikan langsung kepada pimpinan DPR. Sebelumnya, perwakilan warga Pati juga telah melakukan audiensi dengan pimpinan DPR untuk menyampaikan aspirasi menjelang aksi.
Selain persiapan massa, perhatian juga tertuju pada kondisi lalu lintas di sekitar Senayan menjelang aksi. Sejumlah kelompok massa dijadwalkan berkumpul di kawasan Gedung DPR/MPR pada Kamis (27/8), sehingga pengguna jalan di sekitar kawasan tersebut perlu mengantisipasi potensi kepadatan dan rekayasa lalu lintas.
Dengan semakin dekatnya 27 Agustus, aktivitas massa diperkirakan terus meningkat. Warga Pati yang telah lebih dulu berada di Jakarta menjadi bagian dari persiapan menuju aksi utama yang akan berlangsung di depan Gedung DPR RI.





