
BicaraPlus – Antusiasme Pendaftaran SPMB SD Kota Depok terlihat sangat tinggi di hari pertama pembukaan pra pendaftaran, sejumlah orang tua terlihat mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD Kota Depok Tahun Ajaran 2026/2027. Bahkan hingga malam hari, proses akses portal dan persiapan dokumen masih ramai dilakukan para calon wali murid demi memastikan anak mereka mendapatkan sekolah terbaik.
Pendaftaran tahap awal yang dibuka oleh Dinas Pendidikan Kota Depok ini menjadi perhatian besar masyarakat, terutama bagi orang tua yang ingin memastikan seluruh persyaratan administrasi telah lengkap sebelum tahapan seleksi dimulai.
Berdasarkan jadwal resmi, tahapan pra-pendaftaran dan pembuatan akun berlangsung pada 22–23 Mei 2026, dilanjutkan simulasi pendaftaran pada 25–26 Mei 2026. Sementara jalur afirmasi dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei 2026 dan jalur domisili, mutasi, serta anak guru akan dibuka pada akhir Juni 2026.
Antusiasme Pendaftaran SPMB SD Orang Tua Rela Begadang Demi Pendaftaran SPMB SD Kota Depok 2026
Sejumlah orang tua mengaku terus memantau portal pendaftaran hingga malam hari untuk memastikan proses registrasi berjalan lancar. Tingginya minat masyarakat terhadap sekolah dasar negeri di Kota Depok membuat banyak wali murid bergerak cepat sejak hari pertama pembukaan sistem.
“Dari sore sampai malam masih cek dokumen dan akun terus karena takut ada yang kurang. Sekarang semua serba online jadi harus benar-benar teliti,” ujar salah satu wali murid di kawasan Sugutamu, Depok 2 Tengah
Fenomena ini menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap pendidikan dasar, khususnya dalam momentum SPMB SD Kota Depok 2026 yang kini seluruh prosesnya dilakukan secara digital. Dalam pelaksanaannya, calon peserta didik wajib memenuhi sejumlah persyaratan utama. Anak yang mendaftar minimal berusia 6 tahun per 1 Juli 2026.
Adapun dokumen yang wajib dipersiapkan meliputi:
- Akta Kelahiran
- Kartu Induk Anak
- Kartu Keluarga (KK) Kota Depok
- KTP orang tua
- Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) bermeterai Rp10.000
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi Pemerintah Kota Depok. Untuk calon siswa yang berasal dari TK atau PAUD di Kota Depok, proses login dapat dilakukan menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
Digitalisasi SPMB Dinilai Mempermudah Orang Tua
Pelaksanaan SPMB secara online dinilai memberikan kemudahan bagi masyarakat karena proses pendaftaran dapat dilakukan dari rumah tanpa harus datang langsung ke sekolah. Namun di sisi lain, tingginya trafik akses pada hari pertama juga membuat sebagian orang tua memilih mengakses sistem pada malam hari agar lebih lancar.
Digitalisasi sistem penerimaan murid baru ini menjadi bagian dari transformasi layanan pendidikan yang terus didorong Pemerintah Kota Depok agar lebih transparan, efektif, dan mudah diakses masyarakat.
Jadwal Penting SPMB SD Kota Depok 2026
Berikut tahapan utama SPMB SD Kota Depok Tahun Ajaran 2026/2027:
- Pra-pendaftaran dan pembuatan akun: 22–23 Mei 2026
- Simulasi pendaftaran: 25–26 Mei 2026
- Jalur afirmasi: akhir Mei 2026
- Jalur domisili, mutasi, dan anak guru: akhir Juni 2026
Masyarakat diimbau terus memantau informasi resmi dari Pemerintah Kota Depok dan memastikan seluruh dokumen telah sesuai sebelum proses seleksi berlangsung.
Momentum penerimaan murid baru setiap tahun memang selalu menjadi perhatian masyarakat. Selain faktor kualitas pendidikan, sekolah negeri dinilai masih menjadi pilihan utama karena faktor akses, biaya pendidikan yang lebih terjangkau, hingga lokasi yang dekat dengan tempat tinggal. Karena itu, jalur domisili diprediksi kembali menjadi jalur yang paling banyak diminati pada pelaksanaan SPMB SD Kota Depok Tahun Ajaran 2026/2027.
Beberapa orang tua bahkan memilih mengakses portal pada malam hingga dini hari untuk menghindari kepadatan trafik pengguna. Mereka berharap sistem berjalan lancar dan tidak mengalami gangguan teknis saat proses pendaftaran berlangsung. Kondisi ini menunjukkan transformasi digital di sektor pendidikan kini membuat masyarakat semakin aktif dan cepat beradaptasi dengan sistem online.
Selain itu, banyak orang tua juga mulai memperhatikan pentingnya kelengkapan data kependudukan sejak jauh hari. Kartu Keluarga dan data domisili menjadi salah satu faktor penting dalam proses seleksi jalur domisili, sehingga masyarakat diimbau memastikan data administrasi sudah sesuai dan valid.
Selain kesiapan sistem, masyarakat juga berharap sekolah-sekolah negeri di Kota Depok mampu terus meningkatkan kualitas fasilitas dan tenaga pengajar agar dapat mengimbangi tingginya minat calon peserta didik setiap tahunnya. Dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, kebutuhan terhadap akses pendidikan dasar berkualitas juga semakin meningkat.
Pelaksanaan SPMB SD Kota Depok 2026 sendiri diperkirakan akan terus menjadi perhatian publik hingga seluruh tahapan selesai dilaksanakan. Pemerintah daerah diminta memastikan seluruh proses berjalan adil dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik sesuai ketentuan yang berlaku.





