The Weeknd Cetak Sejarah, Tur After Hours Til Dawn Raup Pendapatan Lebih dari US$1,3 Miliar

The Weeknd Cetak Sejarah, Tur After Hours Til Dawn Raup Pendapatan Lebih dari US$1,3 Miliar

BicaraPlus – Industri musik dunia kembali mencatat sejarah. Penyanyi global The Weeknd resmi menutup rangkaian After Hours Til Dawn Stadium Tour setelah mencatatkan pendapatan kotor lebih dari US$1,3 miliar atau setara lebih dari Rp21 triliun. Pencapaian tersebut mengukuhkan tur ini sebagai tur dengan pendapatan tertinggi yang pernah diraih seorang artis pria sepanjang sejarah.

Tur yang berlangsung selama empat tahun tersebut mencakup 176 pertunjukan di 67 kota, 30 negara, dan lima benua. Secara keseluruhan, lebih dari 9 juta tiket berhasil terjual, menjadikannya salah satu rangkaian konser paling sukses dalam sejarah industri musik dunia.

Perjalanan tur bersejarah ini resmi berakhir melalui pertunjukan terakhir di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 5 November 2026. Penampilan tersebut sekaligus menutup rangkaian konser Asia yang menjadi bagian dari ekspansi tur ke kawasan ini untuk pertama kalinya.

Antusiasme penggemar di Asia bahkan membuat jadwal pertunjukan bertambah dari 11 menjadi 17 konser. Sejumlah kota seperti Bangkok dan Hong Kong menjadi lokasi dengan beberapa pertunjukan, termasuk empat malam konser di Hong Kong.

Dominasi Panggung Global, Pecahkan Berbagai Rekor

Kesuksesan After Hours Til Dawn Stadium Tour tidak hanya tercermin dari nilai pendapatan, tetapi juga dari berbagai rekor yang berhasil dicatat di sejumlah negara dan stadion dunia. Di Toronto, The Weeknd mencatatkan enam pertunjukan di Rogers Centre, sekaligus menjadi artis solo pria dengan jumlah penampilan terbanyak dalam satu rangkaian tur di venue tersebut.

Sementara di Los Angeles, tujuh pertunjukan di SoFi Stadium mencatatkan rekor jumlah penampilan dan pendapatan kotor tertinggi oleh artis pria. Di Prancis, The Weeknd menjadi artis pertama yang berhasil menjual habis tiket untuk enam malam pertunjukan di Stade de France, Paris, dalam satu rangkaian tur. Sepanjang musim panas 2026, ia juga berhasil menarik lebih dari 500.000 penonton di seluruh Prancis.

Rekor lainnya tercipta di Hong Kong. Melalui empat pertunjukan yang seluruhnya terjual habis, The Weeknd mencatatkan hampir 200.000 tiket terjual dan menjadi artis solo pria internasional dengan penjualan tur tertinggi di wilayah tersebut.

Momentum kesuksesan tersebut juga berlanjut sepanjang 2026. Dalam satu tahun, tur ini berhasil menjual lebih dari 3 juta tiket dengan pendapatan melampaui US$500 juta. Bahkan, pada Juli 2026, After Hours Til Dawn memuncaki tangga bulanan Billboard Boxscore dengan pendapatan lebih dari US$120 juta dan penjualan hampir 900.000 tiket.

Bukan Sekadar Konser, Hadirkan Dampak Kemanusiaan

Di balik pencapaian komersialnya, tur ini juga membawa misi kemanusiaan melalui kontribusi untuk penanggulangan kelaparan global dan peningkatan akses pendidikan.

Hingga saat ini, The Weeknd telah mengumpulkan donasi sebesar US$8,5 juta melalui XO Humanitarian Fund dan Global Citizen. Dana tersebut ditujukan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, termasuk bantuan pangan dan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak di berbagai belahan dunia.

Khusus sepanjang 2026, sebanyak US$3 juta berhasil dikumpulkan untuk mendukung Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations World Food Programme/WFP) dan Global Citizen.

Kontribusi kepada Global Citizen juga diarahkan untuk mendukung kampanye pemberdayaan perempuan dan anak perempuan, terutama dalam mengatasi hambatan di bidang kesehatan, pendidikan, dan peluang ekonomi.

Langkah tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah pertunjukan musik berskala global dapat menjadi ruang untuk memperluas kontribusi sosial, melampaui sekadar hiburan dan pencapaian industri.

Kolaborasi dengan Faye Wong Perkuat Eksistensi di Asia

TWD Foto 3 Photo Credit Sebastien Nagy edited

Di tengah penutupan tur dunia, The Weeknd juga menghadirkan kejutan melalui perilisan singel kolaborasi berjudul Hong Kong bersama ikon Cantopop, Faye Wong, pada 31 Oktober 2026.

Lagu tersebut sebelumnya diperkenalkan secara langsung pada 24 Oktober 2026, bertepatan dengan malam pembukaan rangkaian empat konser The Weeknd di Kai Tak Stadium, Hong Kong. Kolaborasi ini mendapat sambutan besar di pasar musik Tiongkok dan mencatatkan sejumlah rekor di platform streaming digital.

Di NetEase Cloud Music, Hong Kong mencatat debut hari pertama terbesar dalam lima tahun terakhir untuk kategori lagu non-Mandarin berdasarkan jumlah pemutaran, likes, penyimpanan, komentar, dan pembagian lagu.

The Weeknd juga menjadi artis internasional pertama dalam lima tahun terakhir yang berhasil menduduki posisi pertama di tiga tangga lagu utama NetEase Cloud Music pada hari perilisannya.

Sementara di QQ Music, lagu tersebut mencatat debut terbesar sepanjang masa untuk kategori artis pria Barat berdasarkan sejumlah indikator interaksi dan streaming. The Weeknd juga menjadi artis Barat pertama pada 2026 yang memuncaki tiga tangga lagu utama platform tersebut pada hari perilisannya.

Menegaskan Era Baru Industri Musik Live

Sejak dimulai pada 2022, After Hours Til Dawn Stadium Tour telah berkembang menjadi fenomena global yang memperlihatkan besarnya kekuatan industri pertunjukan musik langsung.

Dengan pendapatan melampaui US$1,3 miliar dan lebih dari 9 juta tiket terjual, The Weeknd tidak hanya memperluas pencapaian kariernya, tetapi juga mencatatkan tonggak baru dalam sejarah tur konser dunia.

Pencapaian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kekuatan seorang musisi global tidak hanya diukur melalui popularitas lagu dan angka streaming, tetapi juga kemampuan menghadirkan pengalaman langsung bagi jutaan penggemar di berbagai negara.

Ketika panggung terakhir di Kuala Lumpur resmi ditutup, warisan After Hours Til Dawn tidak berhenti pada rekor penjualan tiket dan pendapatan. Tur ini juga meninggalkan jejak kontribusi kemanusiaan yang memperluas makna sebuah pertunjukan musik di panggung dunia.

Bagikan