
BicaraPlus – K3S PT Prime Natuna EP resmi memulai pengeboran (spud in) Sumur Eksplorasi Tenggiling South-1 pada Minggu, 27 September 2026, pukul 13.30 WIB, di Wilayah Kerja (WK) Natuna Sea Block A.
Sumur Tenggiling South-1 merupakan sumur komitmen eksplorasi ketiga sekaligus terakhir dari total tiga sumur dalam program Natuna Exploration Drilling Campaign 2026. Pengeboran ini ditujukan untuk mengevaluasi dan membuktikan potensi sumber daya hidrokarbon yang diperkirakan mencapai 160 miliar kaki kubik (160 BCF).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Prime Natuna EP dalam mengeksplorasi potensi sumber daya gas bumi di wilayah Natuna Sea Block A, sekaligus mendukung pengembangan potensi hulu minyak dan gas bumi nasional.
Evaluasi Potensi Gas di Formasi Lower Gabus dan Formasi Lama
Sumur Tenggiling South-1 merupakan throw-away well yang dirancang untuk mengevaluasi potensi hidrokarbon pada Formasi Lower Gabus, meliputi lapisan A, B, C, D, F, dan H, serta Formasi Lama.
Pengeboran dilakukan di segmen barat daya kompleks struktur Tenggiling, Wilayah Kerja Natuna Sea Block A PSC. Potensi hidrokarbon yang diperkirakan mencapai 160 BCF tersebut masih harus dibuktikan melalui kegiatan eksplorasi.
Gunakan Jack-Up Rig Admarine-502
Dalam pelaksanaannya, pengeboran Sumur Tenggiling South-1 menggunakan Jack-Up Rig Admarine-502 pada kedalaman laut 262 kaki dari permukaan laut rata-rata (Mean Sea Level/MSL).
Sumur ini direncanakan dibor secara terarah (directional drilling) dengan tipe J, dengan target kedalaman akhir sekitar 10.152 kaki Measured Depth (MD) atau 8.573 kaki True Vertical Depth (TVD).
Inklinasi maksimum sumur direncanakan mencapai 39 derajat pada kedalaman akhir pengeboran.
Berdasarkan program pengeboran, kegiatan ini diperkirakan berlangsung selama 54 hari dengan nilai Approved for Expenditure (AFE) sebesar US$30.132.664.
Utamakan Keselamatan dan Standar Operasional
Pelaksanaan pengeboran Sumur Tenggiling South-1 menjadi bagian dari program eksplorasi Prime Natuna EP di Natuna Sea Block A yang dijalankan sesuai dengan program pengeboran, dengan mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) serta Good Engineering Practices.
Penerapan standar keselamatan dan praktik rekayasa yang baik diharapkan dapat memastikan kegiatan pengeboran berlangsung aman dan lancar, sekaligus mendukung pencapaian target yang telah ditetapkan.
Prime Natuna EP dan SKK Migas berharap operasi pengeboran Sumur Tenggiling South-1 dapat berjalan dengan aman dan lancar serta membuktikan potensi gas sesuai target yang diharapkan.
Keberhasilan pengeboran ini diharapkan dapat melanjutkan hasil positif dari dua sumur eksplorasi sebelumnya dalam kampanye eksplorasi Natuna 2026.





