
BicaraPlus – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Indonesia. SMA Santa Ursula Jakarta berhasil meraih penghargaan sebagai Pemenang Regional Asia Timur dalam kompetisi global Your World 2026 yang diselenggarakan oleh British Council melalui program Partner Schools.
Keberhasilan tersebut diraih melalui video berjudul “Snap Week: Our Solution to Responsible Consumption”, sebuah proyek yang mengangkat solusi kreatif untuk mengurangi sampah plastik dan mendorong pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab di lingkungan sekolah.
Kompetisi Your World ke-11 mengusung tema “Smarter Choices, Stronger Futures” yang berfokus pada konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Melalui kompetisi ini, siswa dari berbagai negara didorong untuk menciptakan solusi nyata terhadap tantangan keberlanjutan yang mereka hadapi sehari-hari.
SMA Santa Ursula Jakarta Unggul Berkat Inisiatif SNAP Week
Video karya siswa SMA Santa Ursula Jakarta mengangkat program SNAP (Say No to All Plastic and Paper Waste) yang bertujuan mengurangi penggunaan plastik dan limbah kertas di lingkungan sekolah.
Dewan juri menilai proyek tersebut berhasil menampilkan identifikasi masalah yang jelas, solusi yang praktis, serta dampak nyata terhadap perubahan perilaku siswa. Selain itu, penyajian visual yang menarik dan pesan yang mudah dipahami menjadi nilai tambah yang membuat karya ini unggul dibandingkan peserta lainnya dari kawasan Asia Timur.
Program Snap Week juga menunjukkan bahwa perubahan sederhana dalam kebiasaan sehari-hari dapat memberikan dampak besar terhadap pengurangan sampah. Dalam waktu satu minggu, para siswa berhasil menunjukkan perubahan perilaku yang terukur dan dapat direplikasi oleh sekolah-sekolah lain di Indonesia.
Kompetisi Global yang Diikuti Ribuan Siswa

Tahun ini, kompetisi Your World menerima 342 karya video yang melibatkan sekitar 1.710 siswa dari 244 sekolah di berbagai negara.
Indonesia sendiri berhasil menempatkan tiga sekolah dalam daftar pendek (shortlist), yaitu:
- SMA Santa Ursula Jakarta melalui proyek “Snap Week”
- Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah dengan proyek “Website Workshop – IJO IJO”
- Sekolah Kristen Immanuel melalui “Trace Exhibition Campaign”
Ketiga sekolah tersebut bersaing dengan peserta dari Malaysia, Myanmar, Taiwan, Vietnam, dan negara-negara lainnya di kawasan Asia Timur.
British Council: Kemenangan Bersejarah bagi Indonesia
Country Director Indonesia dan Director South East Asia British Council, Summer Xia, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian tersebut.
Menurutnya, kemenangan SMA Santa Ursula Jakarta menjadi momen bersejarah karena merupakan kemenangan pertama Indonesia di kawasan Asia Timur dalam kompetisi Your World.
Ia menilai keberhasilan tersebut bukan hanya terletak pada ide yang dihasilkan, tetapi juga pada kemampuan siswa dalam berkolaborasi, berpikir kritis, dan menghadirkan solusi nyata terhadap tantangan lingkungan yang ada di sekitar mereka.
“Kisah mereka menunjukkan bahwa pembelajaran tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga melalui tindakan nyata yang mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Siswa Dorong Perubahan dari Pencegahan Sampah
Perwakilan siswa SMA Santa Ursula Jakarta, Marsha Saputra, menjelaskan bahwa ide SNAP Week lahir setelah timnya menyadari bahwa solusi terbaik terhadap sampah bukan hanya mengelolanya, tetapi mencegah sampah tersebut tercipta sejak awal.
Menurut Marsha, timnya awalnya berfokus pada pengelolaan sampah yang sudah ada. Namun setelah melalui berbagai diskusi, konsultasi, dan proses revisi, mereka menemukan bahwa perubahan pola pikir menjadi kunci utama dalam menciptakan dampak yang lebih besar.
“Kami berharap proyek ini dapat menginspirasi lebih banyak anak muda untuk memahami bahwa tindakan sederhana sekalipun dapat menghasilkan perubahan yang berarti bagi lingkungan,” kata Marsha.
Program Your World Dorong Kepemimpinan Generasi Muda
Kompetisi Your World merupakan bagian dari upaya British Council dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21, termasuk berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, serta kepemimpinan generasi muda.
Melalui kompetisi ini, siswa tidak hanya belajar memahami persoalan global, tetapi juga didorong untuk menciptakan solusi yang relevan dan dapat diterapkan di komunitas mereka masing-masing.
Berbagai proyek yang pernah mengikuti kompetisi ini bahkan berkembang menjadi program berkelanjutan di komunitas lokal, membuktikan bahwa inisiatif yang dipimpin oleh generasi muda mampu menciptakan perubahan nyata.
Keberhasilan SMA Santa Ursula Jakarta menjadi bukti bahwa pelajar Indonesia memiliki kemampuan bersaing di tingkat internasional sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan.





