Reses DPRD DKI Josephine Simanjuntak Disambut Reog, Tegaskan Jakarta Kota yang Terbuka untuk Semua

Reses DPRD DKI Josephine Simanjuntak Disambut Reog

BicaraPlus – Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi C, Josephine Simanjuntak, mendapat sambutan istimewa berupa pertunjukan seni budaya Reog saat melaksanakan Reses III Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Matraman, Jakarta Timur, Rabu (10/6/2026).

Kehadiran kesenian khas Ponorogo tersebut menjadi simbol keberagaman budaya yang tumbuh dan berkembang di Jakarta. Dalam kesempatan itu, Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi C Josephine Simanjuntak menegaskan bahwa Jakarta merupakan kota yang terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa memandang latar belakang suku dan budaya.

Josephine Simanjuntak Apresiasi Keberagaman Budaya di Jakarta

Menurut Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi C Josephine Simanjuntak, kehadiran Reog di wilayah Jakarta Timur menunjukkan bahwa masyarakat dari berbagai daerah mampu hidup berdampingan dan saling menghormati.

“Jakarta Timur ada Reog dari wilayah lain Indonesia. Artinya Jakarta sudah ikut membaur kepada warga-warga dari Indonesia bagian lain. Saya bersyukur bahwa tidak ada perbedaan antara orang yang datang dan orang yang menetap di sini,” kata Josephine Simanjuntak.

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menilai Jakarta telah membuktikan diri sebagai kota yang benar-benar terbuka. Keterbukaan tersebut tidak hanya terlihat dalam kebijakan, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari.

“Itu yang saya syukuri saat ini, bahwa Jakarta sebagai daerah yang open itu benar-benar open. Tidak open dalam batasan omongan dan wacana saja, tetapi open benar di dalam hati dan pikiran. Itu yang saya mau supaya terbangun Jakarta dengan lebih baik,” ujarnya.

Josephine Simanjuntak Sebut Jakarta Rumah bagi Semua Warga

WhatsApp Image 2026 06 11 at 11.42.12 edited

Dalam dialog bersama masyarakat, Josephine Simanjuntak juga menyinggung keberagaman yang menjadi bagian dari identitas Jakarta. Banyak warga berasal dari berbagai daerah di Indonesia, namun tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan Ibu Kota.

“Bapak ini mungkin bukan orang Jakarta. Sama seperti saya orang Batak, cuma lahirnya di Jakarta. Kebetulan kami sama-sama lahir di Jakarta,” kata Josephine Simanjuntak.

Sementara itu, Ketua DPC PSI Matraman, Yudhi, mengungkapkan bahwa pertunjukan Reog tersebut merupakan kejutan dari warga sebagai bentuk apresiasi kepada Josephine Simanjuntak yang selama ini dinilai mendukung kegiatan seni dan budaya di lingkungan masyarakat.

“Ini murni inisiatif dari warga karena Bu Josephine Simanjuntak dinilai berperan membantu kegiatan seni dan budaya,” ujar Yudhi.

Josephine Simanjuntak Serap Aspirasi Warga dalam Reses DPRD DKI Jakarta

Setelah pertunjukan budaya selesai, Josephine Simanjuntak melanjutkan agenda reses dengan berdialog langsung bersama warga. Sejumlah aspirasi disampaikan, mulai dari bantuan sosial, pelayanan publik, fasilitas lingkungan, hingga berbagai kebutuhan masyarakat lainnya.

Josephine Simanjuntak menegaskan bahwa seluruh masukan yang diterima akan dicatat dan diperjuangkan melalui tugas dan fungsi DPRD DKI Jakarta.

“Reses bukan sekadar agenda formal anggota dewan, melainkan momentum untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab persoalan di lapangan,” kata Josephine Simanjuntak.

Kegiatan reses ditutup dengan sesi foto bersama antara Josephine Simanjuntak dan warga yang hadir. Melalui kegiatan tersebut, Josephine Simanjuntak berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin sehingga berbagai kebutuhan warga dapat diperjuangkan secara optimal.

Bagikan