PetroChina Jabung Catat Hasil Uji Alir Sumur NEB-124, Gas Lapisan Utama Capai 164% Target

PetroChina Jabung NEB-124 Capai 164% Target Gas

BicaraPlus – Sumur pengembangan NEB-124 milik PetroChina International Jabung Ltd mencatat hasil positif dalam pengujian produksi gas dan kondensat. Hasil uji alir pada lapisan utama LTAF-C mencapai 3,61 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD), atau 164% dari target Work Program and Budget (WP&B) sebesar 2,2 MMSCFD.

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya PetroChina Jabung dalam meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional serta mendukung ketahanan energi Indonesia.

Sumur NEB-124 mulai dibor pada 27 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB dan menyelesaikan kegiatan pengeboran pada September 2026. Sumur ini mencapai kedalaman akhir 7.131 kaki measured depth (MD) atau 5.179,88 kaki true vertical depth (TVD).

NEB-124 merupakan sumur pengembangan kelima yang telah dibor PetroChina International Jabung Ltd sepanjang 2026, dari total enam sumur dalam komitmen WP&B dan Authorization for Expenditure (AFE) yang telah disetujui SKK Migas.

Hasil Uji Produksi Sumur NEB-124 PetroChina

Saat ini, kegiatan Sumur NEB-124 memasuki tahap penyelesaian sumur (completion) dan pengujian produksi (well testing). Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi potensi aliran gas dan kondensat dari sejumlah lapisan reservoir.

Berdasarkan hasil uji alir, terdapat tiga lapisan yang menunjukkan potensi produksi, yaitu UTAF-3C, LTAF-C, dan WG. Berikut hasil pengujian produksi Sumur NEB-124:

  • Lapisan UTAF-3C: Gas sebesar 2,53 MMSCFD dan kondensat 72 barel per hari (BCPD).
  • Lapisan LTAF-C: Gas sebesar 3,61 MMSCFD dan kondensat 68 BCPD.
  • Lapisan WG: Gas sebesar 2,52 MMSCFD.

Lapisan LTAF-C menjadi target utama pengembangan Sumur NEB-124. Hasil uji alir gas sebesar 3,61 MMSCFD telah mencapai 164% dari target WP&B sebesar 2,2 MMSCFD. Sementara itu, hasil uji alir kondensat pada lapisan yang sama mencapai 68 BCPD, atau sekitar 88% dari target WP&B sebesar 76,9 BCPD.

Hasil pengujian tersebut menjadi indikator potensi produksi dari lapisan yang diuji. Produksi aktual akan mengikuti hasil penyelesaian sumur dan tahapan operasional selanjutnya.

Biaya Pengeboran NEB-124 di Bawah Anggaran AFE

Selain hasil uji alir, pelaksanaan pengeboran Sumur NEB-124 juga mencatat estimasi biaya di bawah anggaran yang telah disetujui. Berdasarkan laporan kegiatan, nilai persetujuan AFE untuk Sumur NEB-124 mencapai US$6,49 juta. Sementara itu, total biaya hingga tahap rig release yang diproyeksikan pada 5 Oktober 2026 diperkirakan sebesar US$4,69 juta.

Nilai tersebut setara dengan sekitar 72% dari total anggaran AFE yang telah disetujui. Efisiensi biaya ini menjadi salah satu aspek dalam pelaksanaan kegiatan pengeboran yang dilakukan PetroChina International Jabung Ltd bersama para pemangku kepentingan terkait.

PetroChina Jabung Dukung Peningkatan Produksi Migas Nasional

Keberhasilan pelaksanaan kegiatan Sumur NEB-124 merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antara SKK Migas, PetroChina International Jabung Ltd, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Pengembangan sumur ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan produksi migas nasional, mendukung pencapaian target produksi nasional, serta memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Setelah tahap completion selesai, Sumur NEB-124 diharapkan dapat segera memasuki tahap produksi secara aman, lancar, dan selamat.

Dengan hasil uji alir yang melampaui target gas pada lapisan utama LTAF-C, Sumur NEB-124 menjadi salah satu bagian dari kegiatan pengembangan lapangan migas PetroChina Jabung pada 2026 untuk mendukung keberlanjutan pasokan energi nasional.

Bagikan