
BicaraPlus – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) resmi melantik Ketua dan Pengurus Pemuda Parlemen Indonesia dalam sebuah seremoni yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (27/4). Pelantikan ini menjadi momentum strategis untuk mendorong peran aktif generasi muda dalam pembangunan daerah melalui kolaborasi lintas sektor.
Kepala Biro Protokol, Humas, dan Media Sekretariat Jenderal DPD RI, Mahyu Darma, menegaskan bahwa organisasi kepemudaan seperti PPI harus mampu melampaui peran seremonial dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. “Pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Sebanyak 45 pengurus PPI harus mampu melahirkan inovasi serta memberikan dampak langsung bagi pembangunan bangsa dan daerah,” ujarnya dalam sambutan.
Menurut Mahyu, keberadaan PPI diharapkan selaras dengan visi DPD RI dalam mendorong pembangunan daerah yang adil, merata, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal senada disampaikan Deputi Pelayanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Hendro Wicaksono. Ia menekankan pentingnya kolaborasi serta karakter kuat yang harus dimiliki pemuda dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional.
“Pemuda harus memiliki karakter patriotik, gigih, empati, serta mampu menjaga konsolidasi. Ini penting agar semangat kepemudaan tetap sejalan dengan visi PPI dalam memberikan kontribusi nyata bagi negara,” jelasnya.
Sementara itu, Founder PPI, Khaeria Ulfarani, menyoroti pentingnya sinergi lintas lembaga dan sektor sebagai kunci utama keberhasilan organisasi. Mengusung tema “Sinergi Pemuda, Aksi Nyata untuk Indonesia Maju”, PPI berkomitmen menjadi wadah kolaboratif bagi pemuda dari berbagai latar belakang.
“Keberagaman dalam PPI harus menjadi kekuatan untuk membangun sinergi dan memperkuat komitmen dalam memberikan kontribusi aktif ke daerah,” ungkap Khaeria.
Pelantikan ini sekaligus dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional PPI yang bertujuan merumuskan program kerja strategis berbasis kebutuhan daerah. DPD RI berharap langkah ini dapat memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan yang mampu menjembatani kepentingan pusat dan daerah.
Menutup acara, Mahyu Darma berpesan agar seluruh pengurus yang telah dilantik menjalankan amanah dengan penuh integritas, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.





