
BicaraPlus – Investasi Emas Digital dengan nominal kecil semakin mendapat ruang di tengah perubahan perilaku keuangan generasi muda. Kemudahan akses melalui platform digital membuat masyarakat tidak lagi harus menyiapkan dana besar untuk mulai mengenal instrumen investasi.
Salah satu yang kini tersedia adalah investasi emas digital melalui bluInvest Emas, hasil kolaborasi PT Bank Digital BCA (BCA Digital) dengan PT Pegadaian (Persero). Layanan tersebut mulai diperkenalkan pada September 2026 dan memungkinkan nasabah membeli emas dengan nominal awal Rp10.000 melalui aplikasi blu.
Kemunculan layanan investasi dengan nominal terjangkau ini sejalan dengan berkembangnya model investasi digital yang menawarkan akses lebih sederhana bagi masyarakat, terutama pengguna yang terbiasa melakukan aktivitas finansial melalui ponsel.
Bagi investor pemula, Investasi Emas Digital menjadi salah satu instrumen yang relatif mudah dikenali karena masyarakat sudah lama mengenal emas sebagai aset yang dapat disimpan dalam jangka panjang. Namun, seperti instrumen investasi lainnya, harga emas tetap dapat mengalami perubahan sehingga calon investor perlu memahami karakteristik dan mekanisme transaksinya.
Investasi Emas Bisa Dimulai dari Nominal Kecil
Dalam layanan bluInvest Emas, pembelian emas dapat dilakukan mulai dari Rp10.000. Nasabah juga dapat melakukan transaksi hingga batas maksimal 100 gram per hari. Layanan tersebut terhubung dengan produk Tabungan Emas Pegadaian. Dengan integrasi tersebut, proses pembukaan rekening, pembelian, penjualan, dan pemantauan portofolio dapat dilakukan melalui aplikasi blu.
Head of Retail & Digital Business BCA Digital Edwin Tirta mengatakan integrasi tersebut dibuat untuk memberikan akses investasi yang lebih sederhana bagi nasabah. “Lewat kehadiran bluInvest Emas hasil kolaborasi dengan Pegadaian, kami ingin mempermudah nasabah untuk memulai perjalanan investasinya tanpa ribet,” ujar Edwin.
Dari sisi biaya, transaksi jual dan beli emas dalam layanan tersebut disebut tidak dikenakan biaya transaksi. Sementara biaya administrasi tahunan dibebaskan selama 12 bulan pertama. Setelahnya, biaya administrasi sebesar Rp30.000 per tahun.
Dari Emas Digital Bisa Menjadi Fisik
Investasi emas secara digital tidak selalu berhenti pada kepemilikan dalam bentuk saldo emas. Melalui ekosistem Pegadaian, saldo emas yang dimiliki nasabah dapat diajukan untuk dicetak menjadi emas fisik sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengajuan pencetakan dilakukan melalui aplikasi Tring! by Pegadaian.
Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu karakteristik investasi emas digital, karena masyarakat dapat memilih mempertahankan kepemilikan dalam bentuk saldo emas atau mengubahnya menjadi bentuk fisik. Untuk pencairan, hasil penjualan emas dapat ditransfer ke bluAccount mulai dari 0,01 gram dengan ketentuan saldo mengendap minimum sebesar 0,05 gram.
Cara Memulai Investasi Emas Digital
Bagi masyarakat yang ingin mencoba investasi emas digital, proses pembukaan rekening dilakukan melalui aplikasi blu.
Pengguna dapat masuk ke menu Portfolio → Investasi, kemudian memilih produk emas dengan platform Pegadaian. Setelah membaca informasi produk dan menyetujui syarat serta ketentuan, pengguna perlu melengkapi data profil sebelum melakukan pembelian pertama.
Nominal pembelian awal ditetapkan mulai dari Rp10.000. Meski nominal awal relatif kecil, calon investor tetap perlu memperhatikan beberapa hal sebelum bertransaksi, antara lain harga beli dan harga jual emas, biaya administrasi, ketentuan pencetakan emas fisik, serta kebutuhan likuiditas pribadi.
Dengan demikian, nominal kecil tidak otomatis berarti tanpa risiko. Investasi tetap perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan dan kemampuan masing-masing.
Kolaborasi Bank Digital dan Pegadaian

Kerja sama BCA Digital dan Pegadaian memperlihatkan semakin eratnya hubungan antara layanan perbankan digital dengan produk investasi. Head of Digital PT Pegadaian Supriyanto mengatakan integrasi Tabungan Emas Pegadaian dengan aplikasi blu diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan investasi berbasis emas.
“Melalui integrasi digital di aplikasi blu, kami berharap anak muda masa kini dapat semakin mudah mengelola portofolio aset mereka secara fleksibel dan transparan,” ujar Supriyanto.
Pegadaian sendiri telah mengembangkan sejumlah layanan berbasis emas, termasuk Tabungan Emas, Cicil Emas dan Arisan Emas. Perusahaan juga telah memperoleh izin Otoritas Jasa Keuangan untuk menjalankan kegiatan usaha bulion pada Desember 2024.
Bersamaan dengan peluncuran bluInvest Emas, BCA Digital dan Pegadaian juga menyediakan program promosi bagi nasabah. Program tersebut menawarkan cashback saldo blu sebesar Rp50.000 bagi nasabah yang melakukan pembelian emas minimum Rp500.000 dengan kode LAUNCHEMAS26.
Program berlangsung pada 18–30 September 2026 dengan kuota terbatas dan ketentuan yang berlaku. Di luar program tersebut, perkembangan investasi emas digital menunjukkan bagaimana akses terhadap instrumen investasi terus bergeser ke platform yang lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Bagi investor pemula, kemudahan akses memang dapat menjadi langkah awal. Namun, keputusan berinvestasi tetap perlu didasarkan pada tujuan keuangan, pemahaman terhadap produk, serta kemampuan menanggung perubahan nilai investasi.





