Festival Walet Emas 2026 Diserbu! Bang Azran Ungkap Kekuatan Silaturahmi & UMKM

WhatsApp Image 2026 04 26 at 18.10.02

BicaraPlus – Festival Walet Emas 2026 di TMII tak hanya jadi ajang budaya, tetapi juga magnet ekonomi rakyat. Kehadiran pangan murah hingga bazaar UMKM diserbu pengunjung, sementara Anggota DPD RI Achmad Azran menegaskan satu hal penting: kekuatan Indonesia ada pada silaturahmi dan harmoni budaya.

Anggota DPD RI/MPR RI, Achmad Azran, menghadiri Festival Walet Emas 2026 yang digelar di Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (26/4/2026). Kehadirannya bersama Alfiansyah Komeng menjadi sorotan dalam acara yang memadukan budaya, ekonomi, dan kebersamaan masyarakat perantauan.

Festival yang diinisiasi komunitas IWAKK (Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen) ini menjadi momentum Halal Bihalal sekaligus peringatan Hari Kartini dengan tema “Perempuan Berdaya untuk Indonesia Maju.”Dalam sambutannya, Bang Azran menegaskan bahwa silaturahmi merupakan fondasi utama dalam menjaga kekuatan bangsa, terutama di tengah masyarakat urban yang majemuk.

“Silaturahmi adalah fondasi penting dalam kehidupan berbangsa. Masyarakat perantauan seperti warga Kebumen mampu menjaga budaya sekaligus berkontribusi nyata di Jakarta,” ujar Bang Azran. Tak hanya budaya, festival ini juga menjadi ruang penguatan ekonomi rakyat. Bazaar UMKM dan kuliner khas daerah menjadi daya tarik utama, memperlihatkan potensi ekonomi berbasis komunitas yang semakin berkembang.

Yang paling menyita perhatian, program Gerakan Pangan Murah diserbu pengunjung. Harga kebutuhan pokok yang jauh di bawah pasar seperti beras, minyak goreng, hingga daging menjadi solusi nyata bagi masyarakat di tengah tekanan daya beli.

Suasana semakin meriah dengan pertunjukan seni tradisional seperti wayang kulit, kuda lumping (ebeg), hingga kesenian Betawi yang mencerminkan harmoni budaya Nusantara di ruang publik ibu kota. Tak hanya itu, pengunjung juga berburu doorprize menarik mulai dari sepeda motor, sepeda, hingga perangkat elektronik, yang menambah antusiasme masyarakat.

Bang Azran menilai, perpaduan budaya Jawa dan Betawi dalam festival ini menjadi simbol kuat persatuan Indonesia. “Keberagaman budaya bukan untuk memisahkan, tetapi memperkuat. Di sinilah wajah Indonesia yang sesungguhnya,” tegasnya.

Festival Walet Emas 2026 juga membawa filosofi “Wani lan Ulet” (berani dan ulet) serta “Eling marang asal” (ingat asal-usul), yang mencerminkan karakter masyarakat perantauan yang tangguh namun tetap berakar pada budaya.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional seperti Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto, Menteri Koperasi Sita Komala Dewi, hingga kepala daerah dan tokoh masyarakat lainnya. Festival ini menjadi bukti bahwa kekuatan sosial, budaya, dan ekonomi dapat tumbuh bersamaan, menciptakan Indonesia yang inklusif, berdaya, dan semakin maju.

Bagikan