
BicaraPlus – Wakil Menteri Pertahanan Iran Reza Talaei-Nik menegaskan, negaranya siap berbagi kemampuan pertahanan dengan negara-negara anggota Shanghai Cooperation Organisation (SCO).
“Iran siap berbagi kemampuan pertahanan dan militer dengan negara-negara merdeka, terutama anggota SCO,” ujar Talaei-Nik dalam pertemuan para menteri pertahanan SCO di Bishkek, Kirgistan (28/4).
Ia juga menyinggung pengalaman Iran menghadapi tekanan dari Amerika Serikat.
“Kami siap berbagi pengalaman kegagalan Amerika dengan anggota organisasi lainnya,” katanya.
Menurut Talaei-Nik, angkatan bersenjata Iran mampu menghadapi berbagai “kesalahan perhitungan” dari pihak musuh.
Dalam forum tersebut, pejabat Iran juga melontarkan kritik langsung kepada AS.
Mereka menilai Washington tidak lagi memiliki legitimasi untuk memaksakan kebijakan kepada negara lain.
Iran menyebut hal itu terbukti dari ketahanan negara tersebut, baik dari sisi rakyat maupun militer.
Selain itu, Talaei-Nik turut mengkritik operasi militer yang menyebabkan korban sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.
Menurutnya, tindakan tersebut justru merusak kredibilitas negara-negara Barat.
Ia juga menggambarkan SCO sebagai simbol pergeseran tatanan dunia dari unipolar menuju multipolar.
Dalam kunjungan tersebut, Talaei-Nik menggelar pertemuan bilateral dengan sejumlah negara anggota, termasuk Rusia, Pakistan, Belarus, dan Kirgistan.
Pertemuan itu bertujuan memperkuat kerja sama pertahanan dalam kerangka SCO di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.





