Gagasan IPB University Diadopsi Nasional, Kementan Gelar Gerakan Kumpulkan Telur Hama Padi

gagasan akademisi ipb university diadopsi kementan jadi gerakan nasional.jpg 1170x570 1

Gagasan akademisi IPB University kini diadopsi secara nasional oleh Kementerian Pertanian.

Melalui Gerakan Nasional Pengumpulan Kelompok Telur Penggerek Batang, pemerintah mendorong pengendalian hama padi sejak dini dengan pendekatan ramah lingkungan.

Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementan Rachmat mengatakan, gerakan ini berangkat dari masukan akademisi IPB University.

“Ini adalah gagasan Prof Hermanu Triwidodo saat dialog dengan Menteri Pertanian di IPB University,” ujarnya.

Program ini dilaksanakan serentak di 10 provinsi dan melibatkan hampir 250 kabupaten di seluruh Indonesia.

Tujuannya adalah menekan serangan hama sejak fase awal melalui langkah sederhana namun efektif.

Di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kegiatan diikuti lebih dari 150 peserta.

Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, penyuluh, petani, hingga pelajar.

Kegiatan dilakukan secara hybrid, dengan pengumpulan kelompok telur hama di lapangan yang disiarkan langsung dari berbagai daerah.

Selain itu, digelar diskusi interaktif antara petani dan pemangku kepentingan terkait strategi pengendalian hama berkelanjutan.

Dekan Fakultas Pertanian IPB University menilai intervensi pada fase awal pertumbuhan tanaman menjadi kunci.

Menurutnya, pengumpulan telur hama saat masa persemaian lebih efektif karena dilakukan di area terbatas, namun berdampak besar dalam memutus siklus hama.

“IPB University mendukung penerapan teknologi ramah lingkungan seperti ini,” ujarnya.

Gerakan ini tidak hanya menjadi langkah teknis pengendalian hama, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan petani.

Dengan pendekatan preventif yang sederhana, program ini diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian sekaligus mendorong praktik budidaya yang lebih berkelanjutan.

Melalui inisiatif ini, Kementan dan IPB kembali menegaskan komitmen menghadirkan inovasi pertanian yang aplikatif, efisien, dan ramah lingkungan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Bagikan