BRIN: Ikan Gabus Berpotensi Jadi Superfood Lokal Kaya Nutrisi

1776755802 83733904

BicaraPlus – Ikan gabus (Channa striata) dinilai memiliki potensi besar sebagai superfood lokal yang kaya nutrisi dan dapat dikembangkan menjadi pangan fungsional berbasis inovasi.

Peneliti Pusat Riset Mikrobiologi Terapan BRIN Ekowati Chasanah menyebut ikan air tawar ini memiliki kandungan protein berkualitas tinggi yang mudah dicerna serta berbagai senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan.

“Ikan gabus memiliki kombinasi kandungan albumin dan zat gizi lain yang berpotensi mendukung penyembuhan luka, menjaga keseimbangan cairan tubuh, serta meningkatkan kondisi kesehatan secara umum,” ujar Ekowati dalam webinar yang digelar Pusat Riset Budidaya Air Tawar BRIN, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, ikan gabus sangat relevan untuk memenuhi kebutuhan gizi, terutama bagi anak-anak dan individu dalam masa pemulihan. Kandungan asam amino esensial dan non-esensial yang lengkap menjadi salah satu keunggulannya dibandingkan sumber protein lain.

Salah satu komponen utama yang disorot adalah albumin, protein yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh serta membantu transportasi zat penting seperti hormon.

Selain itu, ikan gabus juga mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti peptida, asam lemak, dan mikronutrien yang berpotensi memberikan efek tambahan, termasuk membantu menurunkan tekanan darah.

Ekowati menekankan, kualitas nutrisi ikan gabus sangat dipengaruhi oleh penanganan pascapanen. Metode pengolahan yang tepat diperlukan untuk menjaga stabilitas kandungan gizi dan senyawa aktif.

Dalam pengembangannya, ikan gabus dinilai memiliki peluang besar untuk diolah menjadi berbagai produk pangan fungsional, mulai dari ekstrak albumin hingga produk siap konsumsi.

“Dari sisi ekonomi, hilirisasi ikan gabus berpotensi memperkuat industri pangan lokal dan mendukung kemandirian pangan nasional,” katanya.

Namun, ia menegaskan pengembangan tersebut memerlukan dukungan riset berkelanjutan, termasuk inovasi teknologi pengolahan, standarisasi mutu, serta pengujian keamanan produk.

“Diperlukan kolaborasi antara peneliti, industri, dan pemerintah agar produk berbasis ikan gabus dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, edukasi publik mengenai manfaat ikan gabus juga dinilai penting untuk mendorong pola konsumsi yang lebih sehat dan berbasis sumber daya lokal.

Dengan berbagai keunggulannya, ikan gabus kini tidak hanya dipandang sebagai komoditas tradisional, tetapi juga bagian dari solusi strategis dalam penguatan kesehatan dan ekonomi berbasis inovasi.

Bagikan