
BicaraPlus – PT API memperkuat komitmennya dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) melalui partisipasi dalam Workshop GCG dan ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) yang diselenggarakan PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) pada 12–13 Agustus 2026 di eL Hotel Kelapa Gading, Jakarta.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PSL Group untuk meningkatkan pemahaman, menyelaraskan praktik, serta memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik di seluruh lingkungan grup, termasuk API.
Workshop diikuti oleh perwakilan PT Pelindo Sinergi Lokaseva bersama anak perusahaan di lingkungan grup. Kegiatan menghadirkan narasumber dari KIM Consult yang memberikan pembekalan mengenai prinsip-prinsip GCG, penerapannya dalam perusahaan, serta indikator-indikator yang digunakan dalam ACGS.
GCG Menjadi Fondasi Pengelolaan Perusahaan
Bagi perusahaan, penerapan GCG tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan aspek kepatuhan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengelolaan perusahaan yang transparan, akuntabel, bertanggung jawab, independen, dan wajar.
Prinsip tersebut berperan dalam mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih terukur, pengelolaan risiko, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta peningkatan kepercayaan pemangku kepentingan.
Karena itu, penguatan pemahaman mengenai tata kelola menjadi penting, khususnya bagi perusahaan yang berada dalam ekosistem bisnis dan layanan kepelabuhanan yang memiliki keterkaitan dengan banyak pemangku kepentingan.
Melalui workshop ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai konsep GCG, tetapi juga memperoleh perspektif mengenai bagaimana prinsip tersebut dapat diterapkan dalam praktik pengelolaan perusahaan.
Mengenal ASEAN Corporate Governance Scorecard
Selain GCG, workshop juga membahas ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) sebagai salah satu kerangka penilaian tata kelola perusahaan yang mengacu pada praktik-praktik terbaik di kawasan ASEAN.
Pemahaman terhadap indikator ACGS dapat membantu perusahaan mengidentifikasi berbagai aspek tata kelola yang masih perlu diperhatikan dan ditingkatkan.
Bagi PT API, pemahaman tersebut menjadi salah satu referensi untuk terus melakukan penguatan terhadap kualitas tata kelola perusahaan sekaligus menyelaraskan praktik internal dengan standar tata kelola yang baik.
Pembahasan dalam workshop juga diarahkan pada aspek yang lebih aplikatif sehingga peserta dapat memahami hubungan antara prinsip tata kelola, proses bisnis, kepatuhan, pengelolaan risiko, serta pengambilan keputusan perusahaan.
PT API Dorong Tata Kelola yang Profesional dan Berkelanjutan

Plt. Direktur Utama PT API, Juli Tarigan, mengatakan partisipasi API dalam workshop tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola.
“Penerapan GCG merupakan fondasi penting bagi pengelolaan perusahaan yang sehat, profesional, dan berkelanjutan. Melalui workshop ini, kami memperdalam pemahaman mengenai prinsip-prinsip GCG dan ACGS sebagai referensi untuk terus memperkuat praktik tata kelola perusahaan,” ujar Juli Tarigan.
Menurutnya, penguatan tata kelola perlu dilakukan secara konsisten agar prinsip-prinsip GCG tidak hanya menjadi pedoman formal, tetapi dapat menjadi bagian dari budaya dan praktik kerja perusahaan.
Partisipasi PT API dalam kegiatan bersama PSL Group juga menunjukkan pentingnya sinergi dalam membangun standar tata kelola yang selaras di lingkungan perusahaan.
Memperkuat Kepercayaan Pemangku Kepentingan
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik pada akhirnya memiliki keterkaitan erat dengan keberlanjutan bisnis. Tata kelola yang kuat dapat membantu perusahaan mengelola risiko, menjaga kepatuhan, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, serta membangun kepercayaan pemangku kepentingan.
Dalam konteks PT API sebagai bagian dari ekosistem PT Pelindo (Persero), penguatan GCG juga menjadi bagian dari upaya menjaga profesionalisme dan akuntabilitas perusahaan dalam menjalankan kegiatan usahanya.
Melalui workshop GCG dan ACGS, API akan terus mendorong penerapan prinsip-prinsip tata kelola secara konsisten. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya pengelolaan perusahaan yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
Penguatan tata kelola juga menjadi bagian dari sinergi API bersama PSL Group dalam membangun praktik pengelolaan perusahaan yang memiliki standar dan pemahaman yang semakin selaras.





