IPB University Tegaskan Nol Toleransi Kekerasan Seksual, Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan

ipb university libatkan mahasiswa dalam penanganan kasus pelecehan seksual

BicaraPlus – IPB University menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan, termasuk pelecehan seksual.

RektorIPB University Alim Setiawan Slamet, menyatakan kampus tidak mentoleransi kekerasan seksual dalam kondisi apa pun.

“Kami berkomitmen memperkuat pencegahan dan penanganan kasus secara sistematis, transparan, dan akuntabel, serta melibatkan mahasiswa,” ujarnya.

Menurut Alim, penanganan kasus tidak hanya berfokus pada penegakan aturan, tetapi juga mengedepankan pendekatan dialogis agar penyelesaian lebih komprehensif dan berkeadilan.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, IPB University menggelar dialog antara pimpinan kampus dan mahasiswa di Auditorium Andi Hakim Nasution, Dramaga (17/4). Kegiatan ini dihadiri ratusan mahasiswa.

Direktur Kerja Sama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB University Alfian Helmi mengatakan, pelibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas.

Dialog ini bertujuan membuka ruang aman bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan, sekaligus memperkuat kepercayaan antara mahasiswa dan institusi.

IPB University juga memastikan setiap laporan ditangani secara profesional dengan mengedepankan kerahasiaan dan perlindungan korban.

Sementara itu, Ketua BEM IPB University Muhammad Abdan Rofi mengapresiasi langkah kampus yang membuka ruang dialog langsung dengan mahasiswa.

Ia menyebut berbagai tuntutan mahasiswa, mulai dari regulasi hingga prosedur teknis, telah dibahas dan mendapat respons dari pihak rektorat.

“Harapannya, kita bisa menjadi co-creator dalam mewujudkan kampus yang aman, dengan keterlibatan mahasiswa dan institusi,” ujarnya.

IPB University berharap pendekatan partisipatif ini dapat menciptakan lingkungan kampus yang tidak hanya tegas terhadap pelanggaran, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.

Bagikan