
BicaraPlus – Google mengumumkan penambahan fitur kecerdasan buatan (AI) baru di browser Chrome. Fitur ini memungkinkan pengguna menyimpan dan menggunakan kembali perintah AI di berbagai situs web.
Fitur tersebut bernama Skills. Dengan fitur ini, pengguna bisa menyimpan perintah AI yang sering digunakan dan menjalankannya kembali tanpa perlu mengetik ulang dari awal.
Peluncuran ini merupakan bagian dari integrasi yang lebih dalam AI Gemini ke dalam Chrome. Langkah ini dilakukan di tengah persaingan ketat pasar browser dengan pemain baru seperti Atlas dari OpenAI, Comet dari Perplexity, dan Dia dari The Browser Company.
Saat ini, Gemini di Chrome sudah memungkinkan pengguna bertanya soal isi halaman web, merangkum informasi, hingga menjalankan tugas tertentu. Dengan Skills, pengguna bisa membuat perintah yang dapat diakses berulang kali hanya dengan satu klik.
Misalnya, pengguna yang sering mencari alternatif makanan vegan dari situs resep dapat menyimpan perintah tersebut sebagai Skills. Perintah itu kemudian bisa digunakan kembali di berbagai situs tanpa perlu diketik ulang.
Untuk menggunakannya, pengguna cukup menyimpan perintah dari riwayat percakapan. Skills kemudian bisa dipanggil lewat ikon plus (+) atau dengan mengetik tanda garis miring (/).
Google menyebut, dalam uji coba awal, fitur ini sudah digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti menghitung kandungan nutrisi, membandingkan harga saat belanja, hingga merangkum dokumen panjang.
Selain itu, Google juga menyediakan perpustakaan Skills berisi perintah siap pakai. Pengguna bisa menambahkan dan menyesuaikannya sesuai kebutuhan, mulai dari produktivitas, belanja, hingga pengelolaan keuangan.
Meski begitu, untuk tugas tertentu seperti mengirim email atau menambahkan acara ke kalender, sistem tetap akan meminta konfirmasi pengguna.
Fitur ini mulai diluncurkan pada 14 April untuk pengguna Chrome di komputer yang sudah login akun Google. Saat ini, Skills baru tersedia jika bahasa browser diatur ke Bahasa Inggris Amerika.





