Dinas Keamanan Federal Rusia Tangkap 3 Orang Terkait Rencana Teror di Moskow

1776164241813 cdn media tass ru width 1020 b9261fa1 tass m2 en uploads i 20260414 1471203

BicaraPlus – Dinas Keamanan Federal Rusia menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam rencana serangan teroris yang menargetkan pejabat keamanan tingkat tinggi di Moskow.

Mengutip kantor berita TASS, penangkapan dilakukan terkait rencana serangan yang dipersiapkan pada 2 April di dekat sebuah pusat perbelanjaan.

Tiga orang yang diamankan masing-masing merupakan warga negara Ukraina, Moldova, dan Rusia.

Diduga Dirancang oleh Intelijen Ukraina

FSB menyebut tersangka utama adalah seorang pria asal Ukraina kelahiran 1980 yang merupakan prajurit aktif.

Ia diduga direkrut oleh Security Service of Ukraine pada Maret lalu dan dikirim ke Moskow untuk melakukan pengintaian serta mempersiapkan upaya pembunuhan terhadap pejabat keamanan Rusia.

Menurut FSB, tersangka memperoleh komponen bahan peledak dan merakit alat peledak rakitan (IED) yang diisi pecahan logam.

Bom tersebut kemudian disembunyikan di bagasi sepeda motor listrik dan dibawa ke lokasi target untuk diledakkan dari jarak jauh.

Libatkan Warga Moldova dan Rusia

Seorang warga Moldova kelahiran 1991 diduga berperan dalam melakukan pengintaian di lokasi target, menyewa kendaraan, serta menyiapkan dokumentasi pascaledakan.

Sementara, seorang warga Rusia kelahiran 2009 dituduh membantu dengan merekam video pengawasan dan mengirimkan data lokasi kepada kelompok tersebut, dengan imbalan uang.

FSB mengungkapkan, alat peledak tersebut berisi sekitar 1,5 kg bahan peledak plastik dan pecahan logam.

Perangkat itu dirancang untuk diaktifkan dari jarak jauh melalui jaringan Wi-Fi dan 4G.

Menurut FSB, metode ini memiliki kemiripan dengan sejumlah serangan sebelumnya yang menargetkan pejabat militer tingkat tinggi.

Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam rencana serangan tersebut.

Bagikan