Cerita Siswa Kunjungi Istana: Terinspirasi Jadi Diplomat hingga Presiden

1234WhatsApp Image 2026 04 16 at 3.55.56 PM

BicaraPlus – Program “Istana untuk Anak Sekolah” yang digagas Prabowo Subianto terus berlanjut. Pada Kamis (16/4), lebih dari seribu pelajar mengikuti kegiatan ini di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Peserta berasal dari SMA Taruna Nusantara dan SMPN 39 Jakarta. Mereka diajak melihat langsung pusat pemerintahan sekaligus mengenal sejarah berbagai peristiwa penting kenegaraan.

Bagi para siswa, kunjungan ini menjadi pengalaman berkesan.

Sami El Siraj, siswa SMA Taruna Nusantara asal Aceh, mengaku kegiatan ini memberinya inspirasi untuk berkontribusi bagi bangsa.

“Kesempatan ini membuat saya semakin termotivasi melihat bagaimana pemerintah bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Danela Maria Goriti Turot, siswa asal Sorong, Papua Barat Daya. Ia mengatakan kunjungan ke Istana serta arahan dari Prasetyo Hadi dan Sugiono menjadi bekal berharga.

“Pengalaman ini menumbuhkan semangat saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, M. Laksamana Lukmanul Hakim mengaku terkesima melihat langsung ruang-ruang penting di Istana.

“Saya sangat senang bisa melihat tempat pemerintah bekerja. Rasanya luar biasa,” ucap siswa asal Kepulauan Riau tersebut.

Kekaguman juga datang dari Cheryl, yang menilai Istana tidak hanya modern, tetapi tetap menampilkan kekayaan budaya Nusantara.

“Teknologinya canggih, tapi tetap ada ornamen budaya seperti patung wayang. Itu menarik sekali,” tuturnya.

Tak hanya siswa SMA, pelajar SMPN 39 Jakarta juga merasakan hal serupa. Salah satunya Azhari yang mengaku semakin yakin mengejar cita-cita menjadi diplomat.

“Dengan kemampuan bahasa yang saya miliki, saya ingin berkontribusi untuk Indonesia di tingkat global,” ujarnya.

Siswa lainnya, Sayid Mardhatillah Akbar, juga menyampaikan kesannya setelah berkunjung ke Istana.

“Terima kasih Pak Presiden, semoga lebih banyak siswa bisa merasakan pengalaman seperti ini,” katanya.

Program ini juga mendapat apresiasi dari para pendidik. Guru SMA Taruna Nusantara, Gabriel James Angkow, menilai kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang tidak didapat di kelas.

Menurutnya, program ini dapat melengkapi berbagai kebijakan pemerintah di sektor pendidikan dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Bagikan