Kemah Perkajum SD Muhammadiyah 2 Sukmajaya, Bentuk Murid Tangguh dan Mandiri

Kemah Perkajum SD Muhammadiyah 2 Sukmajaya Bentuk Karakter

BicaraPlus – SD Muhammadiyah 2 Sukmajaya menggelar Perkemahan Kamis-Jumat (Perkajum) bertajuk “Cakrawala Pandu HW” pada 15–16 Oktober 2026 di Kampung Gowes, Sawangan, Depok. Mengusung tema “Survival & Brotherhood: Tangguh dalam Menghadapi Hambatan, Erat dalam Kebersamaan”, kegiatan ini menjadi sarana pembentukan karakter, kemandirian, kedisiplinan, dan persaudaraan bagi murid kelas 4, 5, dan 6.

Kegiatan Perkajum dirancang sebagai pengalaman belajar di alam terbuka yang memadukan keterampilan kepanduan Hizbul Wathan (HW), pembiasaan ibadah, aktivitas fisik, serta pengembangan kemampuan sosial. Melalui berbagai aktivitas tersebut, murid diajak belajar menghadapi tantangan, bertanggung jawab, dan bekerja sama dengan teman-temannya.

Perkajum Jadi Sarana Pendidikan Karakter

IMG 7414

Selama dua hari pelaksanaan, para murid mengikuti sejumlah kegiatan edukatif, mulai dari materi sejarah Hizbul Wathan, keterampilan tali-temali, latihan baris-berbaris (PBB), hingga kegiatan outbound dan halang rintang.

Materi kepanduan menjadi bagian penting untuk mengenalkan nilai-nilai Hizbul Wathan yang berlandaskan ajaran Islam. Sementara itu, aktivitas fisik dan permainan kelompok memberikan pengalaman langsung dalam melatih keberanian, konsentrasi, ketangkasan, serta kemampuan memecahkan masalah.

Kegiatan tersebut juga mendorong murid untuk membangun kerja sama tim, saling membantu, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi hambatan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan tema “Survival & Brotherhood” yang menekankan ketangguhan individu sekaligus kuatnya persaudaraan.

Perkuat Spiritual melalui Pembiasaan Ibadah

Selain keterampilan kepanduan, Perkajum SD Muhammadiyah 2 Sukmajaya turut menekankan penguatan spiritual melalui pembiasaan ibadah. Selama perkemahan, murid mengikuti salat berjamaah, salat tahajud, tausiyah, kultum, dan tadarus Al-Qur’an. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kedisiplinan dalam beribadah sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana kebersamaan juga dibangun melalui malam keakraban atau makrab yang meliputi kegiatan pos ke pos, penyampaian kesan dan pesan, api unggun, serta muhasabah. Melalui sesi refleksi ini, murid mendapatkan kesempatan untuk mengevaluasi pengalaman mereka selama kegiatan dan mempererat hubungan dengan sesama peserta.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam pagi, permainan ice breaking, halang rintang, serta operasi semut atau kegiatan membersihkan lingkungan. Aktivitas tersebut menanamkan pentingnya menjaga kesehatan, kebersihan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Sekolah Dorong Murid Lebih Mandiri dan Disiplin

Kepala SD Muhammadiyah 2 Sukmajaya, Alan Amin, menyampaikan bahwa kegiatan Perkajum menjadi salah satu upaya sekolah dalam membentuk karakter murid agar lebih mandiri dan memiliki ikatan persaudaraan yang kuat. “Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kemandirian murid dan rasa kebersamaan di antara siswa SD Muhammadiyah 2 Sukmajaya. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, anak-anak memiliki karakter yang lebih baik, serta tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Alan Amin.

Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama perkemahan tidak berhenti sebagai pengalaman selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat diterapkan oleh murid di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan masyarakat. Melalui Perkajum “Cakrawala Pandu HW”, SD Muhammadiyah 2 Sukmajaya menegaskan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan spiritualitas, dan pengembangan keterampilan sosial.

Dengan semangat Survival & Brotherhood, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk generasi yang berakhlak mulia, mandiri, disiplin, tangguh menghadapi tantangan, serta memiliki kepedulian dan semangat persaudaraan yang kuat.

Bagikan