
BicaraPlus – Jalan Akses Terminal Kijing resmi memasuki fase open traffic tahap pertama. Momentum ini menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas logistik nasional sekaligus mempercepat distribusi barang di wilayah Kalimantan Barat. Proyek strategis ini juga dinilai menjadi salah satu infrastruktur vital yang akan menopang pertumbuhan ekonomi kawasan dan mendukung sistem logistik nasional yang semakin terintegrasi.
PT Akses Pelabuhan Indonesia (API), anak usaha dari PT Pelindo Sinergi Logistik (SPSL) yang berada di bawah PT Pelabuhan Indonesia (Persero), turut hadir dalam kegiatan Open Traffic Fase 1 Jalan Akses Terminal Kijing yang berlangsung pada Senin (4/5). Dalam proyek tersebut, PT API berperan sebagai konsultan supervisi yang bertugas memastikan seluruh pembangunan berjalan sesuai standar teknis dan kualitas terbaik.
Kehadiran PT API diwakili langsung oleh Plt. Direktur Utama PT API, Juli Tarigan, bersama tim pengembangan bisnis perusahaan. Tahap open traffic ini menjadi penanda bahwa pembangunan akses menuju kawasan Terminal Kijing mulai dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas transportasi dan distribusi logistik.
Jalan Akses Terminal Kijing Jadi Penopang Logistik Kalimantan
Terminal Kijing merupakan salah satu proyek pelabuhan strategis yang diproyeksikan menjadi pusat logistik baru di Kalimantan Barat. Dengan adanya Jalan Akses Terminal Kijing, arus barang dari dan menuju pelabuhan diharapkan menjadi lebih cepat, efisien, dan terintegrasi dengan kawasan industri maupun hinterland.
Pembangunan infrastruktur akses pelabuhan menjadi perhatian utama pemerintah karena sektor logistik masih menjadi tantangan besar dalam meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia. Kehadiran jalan akses ini diyakini mampu memangkas waktu tempuh distribusi barang sekaligus menekan biaya logistik nasional.
Sebagai konsultan supervisi, PT API memastikan bahwa setiap tahapan pembangunan dilakukan dengan pengawasan ketat agar memenuhi standar keamanan, mutu konstruksi, dan kelayakan operasional. Menurut Plt. Direktur Utama PT API, Juli Tarigan, keterlibatan perusahaan dalam proyek ini menjadi bagian dari komitmen mendukung pembangunan infrastruktur strategis nasional.
“Sebagai konsultan supervisi, PT Akses Pelabuhan Indonesia berkomitmen memastikan pembangunan Jalan Akses Terminal Kijing berjalan sesuai standar kualitas terbaik. Proyek ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas logistik Kalimantan serta memberikan dampak positif terhadap kelancaran distribusi barang dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Juli Tarigan.
Peran Strategis Jalan Akses Terminal Kijing untuk Ekonomi Daerah
Keberadaan Jalan Akses Terminal Kijing diproyeksikan tidak hanya berdampak pada aktivitas pelabuhan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di Kalimantan Barat. Infrastruktur ini akan memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat mobilitas industri, dan meningkatkan efisiensi distribusi komoditas unggulan daerah.
Dengan akses yang semakin baik menuju pelabuhan, sektor perdagangan dan industri diharapkan memperoleh manfaat besar, terutama dalam menekan hambatan distribusi barang yang selama ini menjadi tantangan di wilayah Kalimantan.
Pemerintah sendiri terus mendorong pengembangan infrastruktur pelabuhan sebagai bagian dari transformasi logistik nasional. Terminal Kijing menjadi salah satu simpul penting dalam jaringan distribusi nasional yang akan mendukung konektivitas laut dan darat secara terpadu.
PT API Pastikan Standar Kualitas Infrastruktur
Dalam proyek Jalan Akses Terminal Kijing, PT API memiliki tanggung jawab penting dalam melakukan pengawasan teknis pembangunan. Perusahaan memastikan bahwa seluruh pekerjaan konstruksi memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan demi menjamin keamanan dan keberlanjutan infrastruktur jangka panjang.
Pengawasan proyek infrastruktur menjadi aspek krusial karena kualitas jalan akses akan berpengaruh langsung terhadap kelancaran aktivitas logistik dan operasional pelabuhan di masa mendatang.
PT API menilai pembangunan infrastruktur akses pelabuhan harus dilakukan secara terintegrasi agar mampu mendukung sistem distribusi nasional yang modern dan kompetitif. Dengan meningkatnya kapasitas konektivitas logistik, Indonesia diharapkan mampu meningkatkan daya saing ekonomi di tengah persaingan perdagangan global.
Informasi lengkap mengenai PT API dapat diakses melalui PT Akses Pelabuhan Indonesia.
Jalan Akses Terminal Kijing Perkuat Sistem Logistik Nasional
Pembangunan Jalan Akses Terminal Kijing menjadi bagian dari agenda besar pemerintah dalam memperkuat sistem logistik nasional berbasis konektivitas pelabuhan dan hinterland. Infrastruktur ini dinilai strategis karena Kalimantan memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru Indonesia.
Dengan masuknya proyek ini ke dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN), pemerintah berharap percepatan pembangunan dapat memberikan dampak nyata terhadap efisiensi distribusi barang, investasi industri, dan penguatan rantai pasok nasional.
Ke depan, keberadaan Jalan Akses Terminal Kijing diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim dengan sistem logistik yang lebih modern, efisien, dan terintegrasi.





