
BicaraPlus – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyambut baik kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Ia menilai langkah tersebut dapat membuka peluang bagi upaya de-eskalasi konflik secara global.
“Ukraina sejak lama mendorong gencatan senjata dalam konflik dengan Rusia. Ia menegaskan Kyiv siap bertindak “secara proporsional” jika Rusia menghentikan operasi militernya,” ungkap Zelenskyy, Rabu (8/4).
Zelenskyy menyebut gencatan senjata dapat menjadi langkah awal menuju kesepakatan yang lebih luas. Menurutnya, perkembangan antara AS dan Iran menunjukkan pentingnya langkah sementara dalam mendorong proses perdamaian.
Ia juga menegaskan, penghentian konflik bisa menyelamatkan warga sipil, mengurangi kerusakan infrastruktur, serta menjaga layanan penting seperti listrik tetap berjalan.
Zelenskyy memperingatkan bahwa ketidakstabilan di kawasan konflik, khususnya Timur Tengah, dapat berdampak luas terhadap ekonomi global dan biaya hidup.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan jalur pelayaran internasional, termasuk kebebasan navigasi di Selat Hormuz.
Ukraina, sambungnya, telah mengerahkan lebih dari 200 pakar ke Timur Tengah untuk membantu menghadapi ancaman pesawat tak berawak. Zelenskyy menegaskan tim tersebut akan terus beroperasi guna memperkuat keamanan di kawasan.
Menutup pernyataannya, Zelenskyy menyerukan koordinasi dari komunitas internasional agar gencatan senjata dapat berlanjut menjadi perdamaian jangka panjang.
“Ukraina akan terus bekerja sama dengan mitra internasional dalam mendorong solusi diplomatik,” pungkasnya.





