
BicaraPlus – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat menghadiri Press Conference dan Gala Dinner rangkaian Carabao International Open, Carabao Junior Open, serta Carabao International Celebrity Billiards yang digelar di kawasan PIK 2, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (3/2) sore.
Dalam kesempatan tersebut, Taufik Hidayat menyambut positif penyelenggaraan turnamen biliar berskala internasional Carabao International Open. Ia menilai kehadiran ajang ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong sport tourism di Indonesia.
“Yang pasti, event internasional di Indonesia bertambah satu. Dengan event seperti ini, kontribusinya besar terhadap devisa, mulai dari tiket pesawat, hunian hotel, hingga pengeluaran wisatawan untuk konsumsi,” ujar Taufik.
Menurutnya, kehadiran turnamen internasional tidak hanya berdampak pada sektor olahraga, tetapi juga memberi efek berganda bagi perekonomian daerah dan nasional. Ia berharap Indonesia semakin dipercaya sebagai tuan rumah berbagai event olahraga kelas dunia.
Taufik juga menyoroti meningkatnya popularitas olahraga biliar di Tanah Air dalam beberapa tahun terakhir. Dengan adanya turnamen internasional ini, ia berharap minat generasi muda terhadap biliar semakin tumbuh dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.
“Mudah-mudahan turnamen ini bisa menjadi fasilitas bagi atlet kita, terutama atlet junior. Mereka bisa melihat bahwa biliar itu mendunia dan kita punya peluang untuk menjadi yang terbaik,” katanya.
Ia menambahkan, ajang seperti Carabao International Open juga berperan dalam mengikis stigma negatif yang masih melekat pada olahraga biliar di sebagian masyarakat. Menurutnya, biliar merupakan cabang olahraga prestasi yang membutuhkan konsentrasi, teknik, dan mental bertanding yang kuat.
Lebih lanjut, Wamenpora menyampaikan bahwa dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga tidak hanya terbatas pada aspek prestasi, tetapi juga mencakup pengembangan ekosistem olahraga biliar, termasuk unsur sportainment.
Hal tersebut terlihat dari digelarnya Carabao International Celebrity Billiards, yang mempertemukan para selebritas dalam pertandingan biliar sebagai bagian dari rangkaian acara.
“Saat ini peran selebritas cukup membantu dalam mempopulerkan olahraga di masyarakat. Karena itu, saya berharap event ini tidak hanya digelar sekali, tetapi bisa menjadi agenda rutin tahunan,” ujar Taufik.
Ia berharap turnamen ini dapat menjadi sarana bagi atlet Indonesia untuk bertanding langsung dengan pebiliar kelas dunia yang datang ke Tanah Air, sekaligus membuka jalan bagi masuknya event-event internasional lain ke Indonesia.
“Kami dari pemerintah sangat mendukung. Mudah-mudahan ini menjadi salah satu pintu masuk bagi event-event besar lainnya untuk digelar di Indonesia,” tambahnya.
Diketahui, Carabao International Open merupakan turnamen World Nineball Tour (WNT) pertama yang digelar di Indonesia. Ajang ini berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Banten, pada 4–8 Februari 2026.
Turnamen tersebut diikuti pebiliar profesional dari berbagai negara. Sejumlah nama yang dijadwalkan tampil antara lain juara dunia tiga kali asal Amerika Serikat Thorsten Hohmann, juara European Open 2024 asal Denmark Mickey Krause, serta juara Kejuaraan Dunia Biliar Junior 2025 dari Indonesia, Albert Januarta.




