
BicaraPlus – Beberapa hari terakhir, warganet lagi heboh gara-gara SPBU Shell. Bukan karena promo isi full tank dapat payung, tapi karena kabar pegawai SPBU yang katanya kena PHK. Alasannya, BBM Shell lagi kosong melompong.
Lebih tragisnya, beredar video di TikTok yang memperlihatkan pegawai SPBU, yang biasanya sibuk isi bensin sambil bilang “Pertamax atau Super, Kak?”, sekarang nongkrong di pinggir jalan jualan kopi sama snack. Dari seragam merah kuning sontak banting setir jadi barista dadakan.
Pemandangan SPBU yang biasanya sibuk, kini berubah jadi mirip warung tenda pinggir jalan. Yang bikin makin pedih, ternyata bukan cuma di satu lokasi, tapi di beberapa SPBU.
Shell Indonesia buru-buru klarifikasi. Katanya, kabar PHK itu hoaks. Yang ada hanyalah “penyesuaian operasional”. Alias pegawai dirumahkan dulu karena bensin habis.
“Kami tetap buka kok, walaupun cuma bisa jualan diesel. Jadi kalau ada yang mau isi, silakan. Kalau mau ngopi juga boleh, kan ada Shell Select,” ujar Ingrid Siburian, bos besar Shell Indonesia.
Di situs resmi Shell, mereka bahkan mengaku tak tahu kapan bensin bakal balik lagi. Intinya: sabar, Pak, Bu. Diesel masih ada kok kalau mau.
Pemerintah: “Tidak Tambah Kuota, Beli Saja ke Pertamina”
Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tampil layaknya bapak kos yang ogah nambah jatah listrik. Katanya, Shell udah dikasih tambahan impor BBM 10 persen tahun ini. Kalau masih kurang, ya sudah, silakan beli ke Pertamina.
“Kalau nambah impor lagi, bisa bikin neraca dagang jebol. Jadi ya sudah, beli aja ke Pertamina. Pertamina kan representasi negara,” kata Bahlil, dengan tenang tapi menusuk.
Dirjen Migas Laode Sulaeman menambahkan, pihaknya udah koordinasi biar SPBU swasta bisa ambil stok dari Pertamina. Cuma masalahnya, sampai sekarang, Shell dkk belum ajukan permintaan resmi. Katanya sih masih sibuk “analisis internal”.
Netizen: “Kasihan Mas-Mas Shell, Kok Jadi Jualan Kopi?”
Di sisi lain, warganet ramai-ramai bikin komentar penuh satire (dan empati).
@cangkirbundar: “Tadi lewat depan Shell Perwira, mas-masnya jualan kopi sama snack di pinggir jalan. Hati ini langsung sakit, kok negara tega banget.”
@hafizfebrianda: “Kalau negara nggak siap bersaing sama kompetitor luar, ya begini hasilnya.”
@jasonalessii: “Makasih mas dan mba Shell. Tetap semangat ya.”




