Tim SAR Gabungan Resmi Tutup Pencarian 1 WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah

WhatsApp Image 2026 01 09 at 16.05.02

Bicaraplus – Tim SAR Gabungan resmi menutup operasi pencarian terhadap satu Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Penutupan operasi dilakukan pada Kamis (9/1/2025) pukul 15.00 WITA melalui upacara resmi di Pelabuhan Marina Labuan Bajo.

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Bupati Manggarai Barat, Edi Stasius Endi, S.E., dan dihadiri oleh unsur Tim SAR Gabungan serta keluarga korban. Dalam sambutannya, Bupati Edi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dedikasi seluruh personel SAR yang telah bekerja tanpa lelah di tengah tantangan alam yang tidak mudah. “Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim SAR Gabungan yang telah berjibaku dalam pencarian korban KM Putri Sakinah. Proses pencarian bukan hal mudah karena harus berhadapan dengan gelombang dan arus di perairan kepulauan Labuan Bajo. Namun, semangat kemanusiaan menjadi kekuatan utama tim,” ujar Edi.

Ia juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Dari total empat WNA Spanyol yang menjadi korban dalam insiden tersebut, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan tiga orang, sementara satu korban hingga hari ke-15 pencarian belum berhasil ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa operasi SAR telah dilaksanakan secara maksimal selama 15 hari berturut-turut. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari perluasan area pencarian, penambahan peralatan sonar, pengerahan penyelam, hingga penguatan tim penyisiran laut.

“Seluruh potensi SAR telah dikerahkan secara optimal. Namun hingga hari ke-15, satu korban belum ditemukan dan dinyatakan hilang. Apabila di kemudian hari terdapat tanda-tanda atau informasi penemuan korban, operasi SAR dapat dibuka kembali,” tegas Fathur Rahman.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat atas sinergi dan kerja sama dalam misi kemanusiaan ini.

Lebih lanjut, Fathur Rahman berharap peristiwa ini menjadi momentum evaluasi bersama untuk meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan pariwisata di Labuan Bajo. Basarnas, khususnya Pos SAR Manggarai Barat, ditegaskan akan selalu siap mendukung upaya pengamanan destinasi wisata unggulan nasional tersebut.

Penutupan operasi SAR ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Bupati Manggarai Barat, perwakilan unsur Tim SAR Gabungan, serta keluarga korban. Acara ditutup dengan saling bersalaman dan penyampaian ucapan terima kasih sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi seluruh personel dalam menjalankan misi kemanusiaan.

Bagikan