Tekan Risiko Kerja, TPK Kupang Fokus Budaya K3

WhatsApp Image 2026 04 24 at 10.32.14

BicaraPlus – Komitmen terhadap keselamatan kerja kembali ditegaskan TPK Kupang melalui kegiatan sharing session bertajuk “Budaya K3: Kunci Produktivitas dan Keselamatan Kerja” yang digelar di area operasional terminal, Kamis (23/4). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat implementasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan dengan risiko tinggi seperti terminal bongkar muat.

Puluhan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka mendapatkan pemahaman mendalam terkait pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD), penerapan prosedur komunikasi kerja yang efektif, hingga langkah mitigasi risiko kecelakaan kerja yang kerap terjadi di lapangan.

Terminal Head TPK Kupang, Andhik Wahyu Kristianto menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban formal, melainkan prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional. Ia menekankan bahwa pekerja harus mampu mengidentifikasi potensi bahaya sejak dini serta meningkatkan kewaspadaan dalam setiap proses kerja.

“Bagi kami, tidak ada yang lebih berharga daripada nyawa manusia. Kami ingin memastikan setiap pekerja yang datang dalam keadaan sehat, harus pulang dengan selamat tanpa kurang satu apa pun,” ujarnya.

Menurut Andhik, kolaborasi antara manajemen terminal dan TKBM menjadi kunci dalam mewujudkan target Zero Accident atau nol kecelakaan kerja. Sinergi ini dinilai krusial untuk menjaga kelancaran arus logistik sekaligus meningkatkan keandalan operasional terminal.

Sementara itu, salah satu TKBM, Oriaser Metboki, mengapresiasi kegiatan yang dinilai sangat relevan dengan kondisi di lapangan. Ia mengakui bahwa tekanan kerja yang tinggi kerap membuat pekerja lalai terhadap aspek keselamatan.

“Dengan adanya sharing session ini, kami diingatkan kembali bahwa keluarga menunggu di rumah. Ini membuat kami lebih sadar untuk bekerja dengan aman,” ungkapnya.

Melalui penguatan budaya K3 ini, TPK Kupang menargetkan penurunan risiko kecelakaan kerja secara berkelanjutan. Selain itu, langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional melalui tenaga kerja yang lebih disiplin, patuh prosedur, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan.

Dengan pendekatan edukatif dan dialog terbuka, TPK Kupang tidak hanya membangun sistem kerja yang lebih aman, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berkelanjutan.

Bagikan