
BicaraPlus – Turnamen tenis perempuan bertajuk Srikandi Tennis Cup 2026 resmi digelar sebagai upaya mendorong perempuan Indonesia untuk lebih berani tampil, membangun komunitas, serta meningkatkan rasa percaya diri melalui olahraga.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh SwingSwank dan Tennisline.id ini akan berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026, di Lapangan Tenis Ksatria Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Ketua Pelaksana Srikandi Tennis Cup 2026, Rina, menyampaikan bahwa turnamen ini dirancang tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan perempuan.
“Tenis bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi wadah bagi perempuan Indonesia untuk membangun komunitas dan meningkatkan rasa percaya diri mereka di lapangan,” ujar Rina.
Mengusung Filosofi Perempuan Tangguh
Rina menjelaskan bahwa pemilihan nama “Srikandi” memiliki makna mendalam. Sosok Srikandi dikenal sebagai figur perempuan yang tangguh, berani, dan penuh empati. Menurutnya, nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat yang ingin dihadirkan dalam turnamen ini.“Melalui nama ini, kami berharap para peserta dapat menumbuhkan kepercayaan diri dan berani menunjukkan kemampuan mereka di lapangan,” jelasnya.
Berbeda dengan turnamen tenis pada umumnya, Srikandi Tennis Cup 2026 secara khusus menyasar kategori ganda putri amatir–beginner. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi perempuan yang baru mulai menekuni tenis.
Rina mengungkapkan, lebih dari 80 persen peserta merupakan pemain yang baru pertama kali mengikuti turnamen. “Ini menjadi ajang pembuktian diri bagi para peserta, sekaligus langkah awal untuk mengukur kemampuan mereka sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, panitia menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas dan keadilan kompetisi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan kurasi peserta secara ketat. Proses verifikasi dilakukan, termasuk melalui peninjauan video permainan, untuk memastikan seluruh peserta benar-benar berada pada level beginner. “Hal ini penting agar kompetisi tetap adil dan memberikan pengalaman yang positif bagi semua peserta,” kata Rina.
Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp499.000 per tim, peserta tidak hanya mengikuti pertandingan, tetapi juga mendapatkan pengalaman kompetisi yang menyenangkan. Selain memperebutkan hadiah jutaan rupiah, peserta juga akan memperoleh medali dan sertifikat, serta berkesempatan meraih penghargaan Best Costume Award bagi penampilan terbaik di lapangan.
Dorong Pertumbuhan Komunitas Tenis Perempuan
Lebih lanjut, Rina berharap kegiatan ini dapat mendorong pertumbuhan komunitas tenis perempuan di Indonesia. Ia optimistis, pengalaman pertama dalam turnamen akan memotivasi peserta untuk terus berkembang. “Harapannya, setelah mengikuti turnamen ini, para peserta menjadi lebih percaya diri dan aktif mengikuti kompetisi lain, bahkan bisa naik ke level yang lebih tinggi,” tuturnya.
Namun demikian, ia juga menyoroti tantangan dalam perkembangan tenis di Indonesia, terutama keterbatasan fasilitas lapangan yang dinilai masih kurang memadai dibandingkan olahraga lain. Meski begitu, Srikandi Tennis Cup 2026 diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem olahraga perempuan yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan.





