Seskab Teddy Temui 200 Alumni LPDP, Dorong Kontribusi Nyata untuk Indonesia Emas

WhatsApp Image 2026 02 07 at 12.41.06 1

BicaraPlus – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima audiensi sekitar 200 alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) RI yang tergabung dalam organisasi Mata Garuda. Pertemuan berlangsung di Aula Hoegeng, Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Audiensi ini menjadi forum diskusi strategis mengenai peran intelektual muda dalam mendukung program prioritas pemerintah sekaligus mengawal visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas.

Dalam arahannya, Teddy menegaskan alumni LPDP merupakan aset penting bangsa yang memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa investasi besar negara di sektor pendidikan harus berujung pada pengabdian konkret.

“Alumni LPDP adalah bukti bahwa investasi pendidikan bukan hanya tentang pencapaian gelar akademik, melainkan tentang komitmen, pengabdian, dan kebermanfaatan bagi bangsa Indonesia,” kata Teddy.

Perwakilan dari 38 Provinsi

Pertemuan tersebut dihadiri alumni LPDP dari 38 provinsi dengan latar belakang profesi beragam, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), tenaga pendidik, profesional, hingga wirausahawan. Mereka berasal dari berbagai angkatan penerima beasiswa periode 2015–2025, baik lulusan perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.

Diskusi berlangsung interaktif dengan pembahasan sejumlah isu strategis, termasuk penguatan kepemimpinan generasi muda serta peluang kolaborasi antara alumni LPDP dan pemerintah dalam pelaksanaan program pembangunan.

Teddy berharap alumni LPDP dapat menjadi penghubung inovasi di daerah masing-masing, sehingga implementasi program pemerintah bisa berjalan lebih efektif dan berdampak luas.

“Ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi ruang bertemunya gagasan dan pengalaman untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju,” ujarnya.

Komitmen Pengabdian

Di akhir pertemuan, para alumni menyatakan komitmen untuk terus berkontribusi bagi bangsa melalui semangat “Aku Pasti Mengabdi”. Semangat tersebut diharapkan menjadi penggerak kolaborasi antara intelektual muda, pemerintah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan nasional.

Pertemuan ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara sumber daya manusia unggul dan kebijakan pemerintah guna mendorong kemajuan Indonesia ke depan.

Bagikan