Seskab Teddy dan Menaker Tinjau Program Magang Nasional di Jakarta Selatan

WhatsApp Image 2026 01 28 at 08.41.31

BicaraPlus – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meninjau langsung pelaksanaan Program Pemagangan Nasional Batch II di Paragon Community Hub, Jakarta Selatan, kemarin. Peninjauan dilakukan untuk memastikan program berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi peserta dan dunia usaha.

Dalam keterangannya usai peninjauan, Seskab Teddy menegaskan bahwa program magang nasional dirancang agar peserta benar-benar terlibat dalam aktivitas kerja, mendapatkan pendampingan, dan memperoleh pengalaman langsung di dunia industri.

“Tadi kita cek mereka benar-benar bekerja, mereka ada mentornya, mereka dilatih di sini, dapat pengalaman di sini,” ujar Teddy.

Menurut Teddy, Program Pemagangan Nasional tidak hanya memberikan bekal pengalaman kerja bagi lulusan baru (fresh graduate), tetapi juga membantu perusahaan dalam menjaring calon tenaga kerja yang berkualitas. Peserta magang bahkan mendapatkan gaji dari pemerintah sebesar upah minimum kabupaten/kota (UMK) sesuai lokasi penempatan.

“Dengan adanya magang ini, itu salah satu bentuk seleksi. Jadi nanti pegawai tetapnya bisa diambil dari anak magang itu dan ini mempermudah perusahaan tersebut,” katanya.

Seskab Teddy juga mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan perusahaan, sebanyak 175 peserta magang yang telah bekerja di Paragon selama dua bulan menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik serta kontribusi positif terhadap produktivitas perusahaan.

“Para peserta magang sangat cepat beradaptasi, berinovasi kreatif sesuai perkembangan zaman dan sangat bermanfaat dalam meningkatkan produktivitas dan permintaan pelanggan,” ungkapnya.

Peninjauan tersebut turut diwarnai dialog hangat antara Seskab Teddy, Menaker Yassierli, dan para peserta magang. Salah satu peserta, Ayu Annisa, lulusan asal Bogor, mengaku program ini memberikan pengalaman berharga sebagai bekal memasuki dunia kerja.

“Dengan adanya program ini dapat membantu membuka kesempatan kami untuk mempersiapkan diri sebelum masuk dunia kerja,” ujar Ayu.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah karena selain memperoleh pengalaman, peserta magang mendapatkan penghasilan yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pribadi maupun keluarga.

“Saya dapat menggunakan gaji yang saya dapatkan untuk membantu keluarga saya yang baru terkena banjir di Sumatera Barat,” tuturnya.

Melalui Program Pemagangan Nasional Batch II, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan telah menjaring 62.754 peserta magang yang ditempatkan di lebih dari 4.600 perusahaan serta 47 kementerian dan lembaga. Secara keseluruhan, dari tiga batch yang dibuka sejak Oktober hingga Desember 2025, target 100.000 peserta magang berhasil dicapai.

Bagikan