Sekolah Rakyat: Mandat Prabowo, Investasi SDM Bangsa

Untitled design 2

BicaraPlus – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu melalui program Sekolah Rakyat. Prabowo menekankan bahwa negara tidak boleh membiarkan satu pun anak Indonesia putus sekolah hanya karena faktor ekonomi.

100 Sekolah Rakyat Resmi Berdiri

Hanya dalam beberapa bulan, pemerintah berhasil meresmikan 100 Sekolah Rakyat pada 14 Juli 2025. Pencapaian itu melampaui target awal yang ditetapkan.

“Terus terang, 100 sekolah dalam waktu singkat ini di luar harapan saya. Tapi beginilah Kabinet Merah Putih. Begitu dapat tugas, tidak ada hari Minggu, tidak ada libur, tidak ada jam kerja. Semua bekerja,” kata Prabowo saat pembekalan guru di JIExpo, Jakarta, belum lama ini.

Prabowo menegaskan pembangunan tidak berhenti di sini. Ia menargetkan penambahan 65 sekolah lagi pada September 2025.

Untitled design 3

Investasi SDM Unggul

Menko Polhukam Budi Gunawan (BG) mengungkapkan, Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan, melainkan strategi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia.

“Sekolah Rakyat adalah investasi jangka panjang untuk membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujar BG dalam pernyataannya, kemarin.

Menurutnya, program ini terintegrasi dengan Makan Bergizi Gratis, Susu Gratis, peningkatan kualitas guru, serta penguatan kurikulum kebangsaan.

“Sekolah Rakyat hadir untuk memperkuat pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan. Para guru adalah garda terdepan dalam menanamkan nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika kepada generasi penerus,” BG menggaris bawahi.

Benteng Pertahanan Ideologi

Selain fokus pada peningkatan akses pendidikan, BG menekankan dimensi strategis dari Sekolah Rakyat.

“Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan biasa, tetapi merupakan benteng pertahanan ideologi Pancasila yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

BG menyebut, jika akses pendidikan dan gizi tidak diperkuat, bangsa akan menghadapi risiko sosial jangka panjang. Karena itu, pembangunan sekolah dipandang sebagai bagian dari ketahanan nasional berbasis manusia.

Menuju Indonesia Emas 2045

Pemerintah berharap hasil nyata dari Sekolah Rakyat akan terlihat pada 2045, tepat 100 tahun Indonesia merdeka. Generasi yang saat ini belajar di sekolah tersebut diharapkan tumbuh menjadi SDM unggul, sehat, berkarakter Pancasila, dan mampu memutus rantai kemiskinan.

“Sekolah Rakyat adalah investasi jangka panjang. Hasilnya mungkin tidak kasat mata hari ini, tetapi akan kita panen saat Indonesia Emas,” kata BG.

Foto: Instagram Budi Gunawan

Bagikan