
BicaraPlus – Rumor kedatangan John Herdman ke kursi kepelatihan Timnas Indonesia semakin kencang berembus. Pelatih asal Inggris itu disebut-sebut bakal menjadi suksesor usai era Patrick Kluivert, meskipun ia juga tengah dipantau ketat oleh Honduras.
Lantas, apa yang membuat eks pelatih Timnas Kanada ini lebih condong memilih Skuad Garuda?
Proyek Jangka Panjang dan ‘Gaji Mewah’
Melansir media Meksiko, Once Noticias, daya tarik utama Indonesia terletak pada komitmen federasi. PSSI disebut telah menyiapkan kontrak jangka panjang berdurasi empat tahun, yakni mulai 2026 hingga 2030.
Tak hanya soal durasi, urusan dapur pun jadi faktor penentu. Herdman dikabarkan bakal menerima gaji tahunan sebesar USD480.900 atau setara dengan Rp8,05 miliar. Jika dibedah, angka tersebut menyentuh kisaran USD40 ribu (sekitar Rp670 juta) per bulannya.
Pukulan Telak bagi Honduras
Kabar merapatnya Herdman ke Indonesia menjadi “sinyal bahaya” bagi Federasi Sepak Bola Honduras (FFH). Kehilangan pelatih sekaliber Herdman dianggap sebagai tamparan keras, mengingat rekam jejaknya yang mentereng saat membawa Kanada mentas di panggung dunia.
Meski Indonesia dan Honduras sama-sama absen di Piala Dunia 2026, ambisi besar yang ditawarkan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, tampaknya jauh lebih menggiurkan. Kabarnya, Erick bahkan sudah menggelar pertemuan khusus dengan pelatih berusia 50 tahun tersebut untuk membahas masa depan Skuad Garuda.




