Rusia Siapkan Pembangkit Listrik Nuklir di Bulan, Target Beroperasi Awal 2030-an

1775563119096 untitled 2

BicaraPlus – Rusia mempercepat rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir di Bulan, dengan target pengiriman dan pemasangan pada 2030 hingga 2032.

Presiden Pusat Penelitian Nasional Institut Kurchatov Mikhail Kovalchuk mengatakan, fasilitas tersebut akan dibangun menggunakan material tahan radiasi generasi baru. Ia menyebut teknologi itu ditargetkan siap dikirim ke Bulan pada awal 2030-an.

Sebelumnya, Kepala perusahaan energi nuklir Rusia Rosatom, Alexey Likhachev, juga menyampaikan bahwa pengiriman komponen pembangkit dapat dimulai pada dekade yang sama. Sistem ini diperkirakan memiliki kapasitas minimum sekitar 5 kilowatt (kW) dan mampu beroperasi hingga 10 tahun.

Meski dayanya jauh lebih kecil dibandingkan pembangkit di Bumi, energi tersebut dinilai cukup untuk mendukung peralatan ilmiah, sistem komunikasi, robot, hingga modul hunian skala kecil di Bulan.

Salah satu tantangan utama eksplorasi Bulan adalah ketersediaan energi. Siklus siang dan malam di Bulan berlangsung sekitar 29,5 hari Bumi, dengan periode gelap yang bisa mencapai dua minggu tanpa sinar matahari.

Kondisi ini membuat energi surya kurang optimal tanpa sistem penyimpanan yang besar dan mahal. Karena itu, energi nuklir dinilai lebih andal karena mampu menghasilkan listrik secara stabil tanpa bergantung pada cahaya matahari.

Pasokan energi yang berkelanjutan menjadi kunci untuk menjaga sistem komunikasi, menjalankan peralatan, hingga mendukung kehidupan di lingkungan luar angkasa yang ekstrem.

Proyek ini juga berkaitan dengan pengembangan teknologi lain Rusia, termasuk mesin plasma tanpa elektroda untuk pesawat ruang angkasa. Menurut Kovalchuk, teknologi tersebut dapat digunakan untuk mengangkut muatan berat, termasuk reaktor nuklir, ke Bulan.

Langkah Rusia ini muncul di tengah meningkatnya ambisi berbagai negara untuk membangun kehadiran jangka panjang di Bulan, baik untuk kepentingan penelitian maupun pemanfaatan sumber daya.

Jika berhasil, pembangkit listrik nuklir ini dapat menjadi fondasi penting bagi operasi jangka panjang di Bulan, sekaligus membuka jalan bagi misi lanjutan ke Mars.

Bagikan