
Bicaraplus – Memasuki tahun 2026, resolusi hidup sehat kembali menjadi prioritas banyak orang. Salah satu target yang paling sering dicanangkan adalah menurunkan berat badan secara lebih konsisten dan realistis. Seiring perkembangan teknologi, berbagai aplikasi kesehatan kini hadir sebagai pendamping gaya hidup, membantu pengguna mengatur pola makan, olahraga, hingga kebiasaan harian.
Berbeda dengan tren diet ekstrem di masa lalu, pendekatan penurunan berat badan di 2026 cenderung lebih berkelanjutan. Aplikasi digital dimanfaatkan untuk membangun disiplin, memantau progres, dan memberikan panduan berbasis data. Berikut beberapa aplikasi yang dinilai layak dicoba untuk mendukung resolusi tersebut.
MyFitnessPal masih menjadi salah satu aplikasi paling populer untuk memantau asupan kalori harian. Dengan basis data makanan yang luas, pengguna dapat mencatat apa yang dikonsumsi setiap hari dan menyesuaikannya dengan target berat badan. Aplikasi ini cocok bagi mereka yang ingin pendekatan terukur dan berbasis angka.
Bagi pengguna yang menginginkan pengalaman lebih sederhana, Lose It! menawarkan sistem penghitungan kalori yang praktis dan visual. Target mingguan yang jelas membantu pengguna tetap fokus tanpa merasa terbebani.
Pendekatan berbeda ditawarkan oleh Noom, yang menggabungkan program penurunan berat badan dengan psikologi perilaku. Aplikasi ini tidak hanya membahas apa yang dimakan, tetapi juga mengapa seseorang memiliki kebiasaan makan tertentu. Metode ini dinilai efektif untuk perubahan jangka panjang.
Sementara itu, untuk aktivitas fisik, Nike Training Club menjadi pilihan bagi mereka yang ingin berolahraga di rumah. Beragam program latihan gratis dengan durasi singkat membuat olahraga lebih mudah disesuaikan dengan rutinitas harian.
Adapun Lifesum menggabungkan pengaturan pola makan dan gaya hidup sehat dalam satu platform. Aplikasi ini menawarkan berbagai pilihan meal plan dan memudahkan pengguna memantau keseimbangan nutrisi sehari-hari.
Tren di 2026 menunjukkan bahwa keberhasilan menurunkan berat badan tidak hanya ditentukan oleh aplikasi yang digunakan, tetapi juga konsistensi dan komitmen menjalani perubahan gaya hidup. Aplikasi hadir sebagai alat bantu, sementara keputusan dan disiplin tetap berada di tangan pengguna.
Dengan memilih aplikasi yang sesuai kebutuhan dan ritme hidup, resolusi turun berat badan di 2026 bisa menjadi langkah nyata menuju hidup yang lebih sehat, bukan sekadar target tahunan.





