Prince Poetiray dan Quinn Salman Perdana Bawakan OST Na Willa “Sikilku Iso Muni”, Sambut Tayang 18 Maret 2026

01012884

BicaraPlus – Lagu original soundtrack (OST) film Na Willa berjudul “Sikilku Iso Muni” resmi diperdengarkan secara penuh untuk pertama kalinya di hadapan publik. Momen spesial ini terjadi dalam penutupan Festival Imlek Nasional di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu malam.

Penampilan perdana OST tersebut dibawakan oleh Prince Poetiray dan Quinn Salman, yang dikenal sebagai voice cast sekaligus penyanyi OST film animasi Jumbo. Keduanya tampil bersama para pemeran anak film Na Willa dalam kolaborasi hangat yang menyatukan dua semesta cerita berbeda namun memiliki semangat serupa.

Sebelum memperkenalkan lagu terbaru, Prince dan Quinn terlebih dahulu menyanyikan “Selalu Ada di Nadimu”, lagu yang telah melekat di hati penonton Indonesia. Suasana semakin meriah ketika “Sikilku Iso Muni” dinyanyikan secara utuh, disambut antusias ribuan pengunjung yang memenuhi area acara.

Lagu ciptaan trio musisi Laleilmanino ini juga dibawakan bersama Geng Krembangan, yakni Luisa Adreena (Na Willa), Freya Mikhayla (Farida), dan Ibrahim Arsenio (Bud). Kebersamaan mereka menghadirkan nuansa ceria dan hangat, selaras dengan semangat masa kecil yang menjadi jiwa film Na Willa.

Dengan aransemen ringan dan menyenangkan, “Sikilku Iso Muni” merepresentasikan sudut pandang anak yang penuh imajinasi dan rasa ingin tahu. Lagu ini menjadi elemen penting dalam membangun emosi cerita, sekaligus memperlihatkan bagaimana hal sederhana dalam keseharian bisa terasa ajaib di mata anak-anak.

Tak hanya penampilan lagu, official trailer Na Willa juga diputar di atas panggung. Film ini membawa penonton ke Indonesia era 1960-an melalui kisah keluarga sederhana yang sarat nilai kebersamaan dan keberagaman budaya. Para pemeran, termasuk Irma Rihi yang memerankan Mak, turut hadir berbagi cerita tentang proses kreatif serta chemistry yang dibangun selama produksi.

Sutradara sekaligus penulis film, Ryan Adriandhy, menegaskan bahwa musik bukan sekadar pelengkap dalam film ini. Menurutnya, “Sikilku Iso Muni” lahir dari semangat dunia anak yang sederhana namun penuh imajinasi, dan menjadi bagian dari cara film ini bertutur menjelang penayangannya saat Lebaran.

Film Na Willa diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo dan diproduksi oleh Visinema Studios, bagian dari Visinema Group yang didirikan oleh sineas Angga Dwimas Sasongko. Selama ini, Visinema dikenal konsisten menghadirkan karya keluarga dan cerita yang relevan lintas generasi.

Na Willa dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 18 Maret 2026, bertepatan dengan momen Lebaran. Film bergenre drama keluarga ini mengisahkan Na Willa, gadis enam tahun penuh imajinasi yang percaya gang kecil tempat tinggalnya adalah dunia penuh keajaiban. Ketika teman-temannya mulai bersekolah dan dunianya perlahan berubah, ia belajar bahwa bertumbuh berarti merelakan tanpa kehilangan rasa ingin tahu.

Dengan kombinasi kisah keluarga, latar budaya Indonesia yang hangat, serta dukungan musik yang kuat, Na Willa diproyeksikan menjadi tontonan Lebaran 2026 yang menyentuh dan relevan bagi anak-anak maupun orang tua.

Bagikan