Presiden Sementara Venezuela Serukan AS Hentikan Campur Tangan di Urusan Dalam Negeri

1769427150419 untitled 2

BicaraPlus – Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, menyerukan kepada Amerika Serikat agar menghentikan campur tangan dalam urusan politik dalam negeri negaranya. Pernyataan itu disampaikan Rodríguez dalam pidato yang disiarkan di media pemerintah, di tengah meningkatnya tekanan dari Washington setelah penangkapan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya oleh pasukan AS awal Januari lalu.

Rodríguez menekankan, perbedaan dan konflik internal Venezuela seharusnya diselesaikan oleh warga Venezuela sendiri tanpa instruksi atau intervensi dari luar. “Kami sudah cukup menerima perintah dari Washington terkait kebijakan Venezuela. Biarkan politik Venezuela menyelesaikan perbedaan dan konflik internal kami,” ujarnya.

Dia menambah bahwa proses penyelesaian perselisihan politik harus dilakukan melalui jalur diplomasi dan dialog nasional, tanpa campur tangan asing. Pernyataan ini muncul dalam pidato Rodríguez di hadapan pekerja minyak di negara bagian Anzoátegui, di mana ia menegaskan pentingnya persatuan nasional untuk menjamin perdamaian dan stabilitas.

Seruan itu mencerminkan ketegangan yang lebih luas antara Caracas dan Washington sejak operasi militer yang dilakukan AS pada 3 Januari lalu yang berujung pada penangkapan Maduro dan istrinya. Operasi tersebut menimbulkan kritik tajam dari pemerintah Venezuela dan sejumlah pihak internasional, yang menyebutnya sebagai pelanggaran kedaulatan dan intervensi dalam urusan domestik.

Rodríguez juga menolak apa yang ia sebut sebagai “perintah berlebihan” dari luar, meskipun pemerintahnya tengah berupaya menavigasi hubungan yang kompleks dengan AS, termasuk potensi kerja sama energi dan tuntutan agar Venezuela menyesuaikan kebijakan produksinya.

Bagikan