Presiden Prabowo Minta Bupati Aceh Selatan yang Umrah Dicopot! Kemendagri Langsung Bergerak

IMG 20251029 WA0017

BicaraPlus – Bupati Aceh Selatan Mirwan MS kini berada di ujung tanduk. Kepergiannya menunaikan ibadah umrah di tengah wilayahnya dilanda banjir dan longsor menuai amarah langsung dari orang nomor satu di Indonesia. Presiden Prabowo Subianto meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mencopot Mirwan.

Sentilan keras itu dilontarkan Prabowo saat Rapat Terbatas (Ratas) percepatan penanganan bencana di Sumatera, yang digelar di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh, Minggu (7/12).

Prabowo mulanya menyemangati para bupati yang hadir secara virtual, memuji perjuangan mereka di tengah kesulitan. Namun, suasana berubah tegang ketika ia menyinggung Mirwan MS.

“Kalau yang mau lari lari aja nggak apa-apa, dicopot Mendagri bisa ya, diproses,” ujar Prabowo, memberikan instruksi tegas kepada Mendagri Tito Karnavian.

Prabowo bahkan menyamakan aksi Mirwan dengan tindakan terlarang di dunia militer.

“Itu kalau tentara namanya desersi itu dalam keadaan bahaya meninggalkan anak buah aduh itu tidak bisa tuh, sorry tuh, saya nggak mau tanya partai mana,” tambahnya, menunjukkan betapa seriusnya pelanggaran etika kepemimpinan ini.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya langsung merespons permintaan Presiden. Bima membenarkan bahwa dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, terdapat aturan jelas mengenai Kewajiban dan Larangan bagi Kepala Daerah, termasuk sanksi bagi pelanggar.

Bima memastikan, jika hasil pemeriksaan menemukan pelanggaran, Kemendagri akan bertindak tegas.

“Jika dalam pemeriksaan oleh Inspektorat Jenderal Kemendagri, terkait fakta dan data di lapangan terdapat pelanggaran kewajiban maupun larangan yang dilakukan oleh Kepala Daerah maupun Wakil Kepala Daerah, maka inspektorat dapat merekomendasikan untuk memberikan sangsi kepada kepala daerah,” ujar Bima saat dikonfirmasi, Senin (8/12).

Meski belum merinci sanksi apa yang akan dijatuhkan, Bima memastikan proses pemeriksaan terhadap Mirwan akan segera dilakukan.

“Berdasarkan informasi yang kami terima kemarin, bupati masih dalam perjalanan. Kalau hari ini sudah tiba, tim Inspektorat Jenderal akan langsung lakukan pemeriksaan,” tegasnya, menandakan bahwa tim Kemendagri sudah siap siaga menanti kedatangan sang Bupati.

Inspektorat Jenderal Kemendagri kini menjadi kunci penentu nasib Mirwan MS, yang diduga “desersi” dari tanggung jawabnya di saat rakyatnya membutuhkan.

Bagikan