Presinden Prabowo Bangun Ruang Diskusi Nasional Antisipasi Dampak Geopolitik Dunia

presidenri.go .id 04032026090140 69a79284c2f864.41694974

Bicaraplus – Pemerintah memperkuat konsolidasi nasional dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. Presiden Prabowo Subianto menggelar silaturahmi dan diskusi strategis bersama sejumlah tokoh nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa malam (3/3/2026).

Pertemuan lintas generasi pemimpin tersebut dihadiri para mantan presiden dan wakil presiden, mantan menteri luar negeri, serta sejumlah ketua umum partai politik. Forum ini menjadi ruang dialog strategis untuk membahas perkembangan geopolitik dunia, termasuk eskalasi konflik di Timur Tengah, serta dampaknya terhadap stabilitas nasional dan ekonomi global.

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan pertemuan tersebut merupakan langkah aktif pemerintah untuk menyatukan pandangan dalam menghadapi ketidakpastian global.

“Semuanya ini kita lakukan dalam rangka bagaimana mendorong agar kejadian di global itu bisa kita antisipasi untuk mengamankan negara kita,” ujar Bahlil kepada awak media di lingkungan Istana Jakarta. Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu.

Antisipasi Krisis Global dan Stabilitas Nasional

Dalam diskusi tersebut, Presiden Prabowo juga memaparkan kondisi geopolitik internasional terkini serta kesiapan Indonesia dalam menghadapi potensi krisis global.

Ketua Umum PKS Almuzzammil Yusuf menyampaikan bahwa pemerintah saat ini mengambil langkah realistis dalam merespons situasi global, termasuk melalui keputusan strategis Indonesia untuk bergabung dalam Board of Peace (BoP). “Penjelasan beliau menunjukkan pilihan yang paling mungkin diambil dari berbagai opsi yang ada, bukan sekadar pilihan ideal,” kata Almuzzammil.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga ketahanan nasional, mulai dari ketahanan pangan hingga energi. “Intinya pada pertahanan kita, pada kesiapan kita menghadapi krisis itu. Beliau menjelaskan tentang persiagaan pangan kita, persiagaan energi kita, dan dialog elit kita,” ujarnya.

Dampak Konflik Iran–Israel Jadi Sorotan

Diskusi yang berlangsung sekitar empat jam tersebut juga menyoroti perkembangan konflik antara Iran dan Israel yang dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas global. Mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan pemaparan komprehensif mengenai situasi internasional terkini serta implikasinya bagi Indonesia.

“Presiden memberikan update dan briefing tentang perkembangan terbaru di dunia, khususnya mengenai perang atau serangan Amerika dan Israel terhadap Iran, serta implikasinya bagi Indonesia dan dunia,” ujar Hassan.

Selain konflik di Timur Tengah, diskusi juga menyoroti melemahnya efektivitas tatanan global yang selama ini menjadi fondasi hubungan internasional.

Forum Konsolidasi Nasional Hadapi Ketidakpastian Dunia

Pertemuan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam membangun konsolidasi nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dunia. Melalui dialog bersama para tokoh bangsa dan pimpinan partai politik, pemerintah berupaya memperkuat kesatuan sikap nasional sekaligus memastikan kesiapan Indonesia menghadapi berbagai kemungkinan dampak krisis global.

Forum tersebut juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk membangun ruang kolaboratif dan inklusif dalam penyelenggaraan negara, dengan mengedepankan kepentingan nasional di tengah dinamika global yang terus berubah.

Bagikan