Prabowo Sebut Penyelamatan Rp6,6 T Baru Ujungnya: Kerugian Negara Sangat Besar!

IMG 20251224 WA0118

BicaraPlus – Presiden Prabowo Subianto mengirimkan pesan peringatan keras bagi para “perampok” kekayaan negara. Di hadapan jajaran Kejaksaan Agung, Prabowo menegaskan bahwa angka penyelamatan keuangan negara sebesar Rp 6,6 triliun yang baru saja diraih Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) hanyalah sebuah permulaan.

Bagi Prabowo, angka triliunan itu baru menyentuh “kulit luar” dari praktik penyimpangan yang sudah mengakar di Indonesia selama berdekade-dekade.

“Saya kira ini bisa dikatakan baru ujung dari kerugian bangsa dan negara kita. Baru ujung. Penyimpangan seperti ini sudah berjalan belasan tahun, bahkan puluhan tahun,” tegas Prabowo dalam sambutannya di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Rabu (24/12).

Sejak menerima mandat sebagai orang nomor satu di Indonesia, Prabowo memang langsung tancap gas membentuk Satgas PKH lewat Perpres Nomor 5 Tahun 2025. Ia pun menginstruksikan para penegak hukum untuk bersikap “galak” dan tidak goyah oleh tekanan pihak mana pun.

Prabowo meminta aparat tetap tegak lurus pada aturan tanpa perlu mempedulikan siapa yang mereka hadapi.

“Jangan ragu-ragu, tidak pandang bulu, jangan mau dilobi sini, dilobi sana. Tegakkan peraturan, selamatkan kekayaan negara! Itu tugas saya,” ujarnya dengan nada bicara yang mantap.

Potensi Denda Bisa Tembus Ratusan Triliun

Bukan tanpa alasan Prabowo menyebut capaian saat ini baru “ujung kuku”. Menurut pantauannya, potensi kerugian negara akibat penyerobotan kawasan hutan jauh lebih mengerikan dari yang terlihat di permukaan.

Jika dilakukan audit mendalam dan penelitian yang saksama, ia yakin angka denda yang seharusnya masuk ke kas negara bisa menyentuh angka yang jauh lebih fantastis.

“Sesungguhnya kalau kita pelajari, kerugian kita sangat-sangat besar. Kalau kita teliti dengan baik, mungkin dendanya ratusan triliun yang harus dibayar,” imbuh Prabowo.

Komitmen Selamatkan Masa Depan Rakyat

Menutup arahannya, Prabowo berjanji bahwa pemerintah tidak akan berhenti di titik ini. Ia bertekad untuk terus menyumbat setiap celah kebocoran kekayaan negara yang selama ini dirampas oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Bagi Prabowo, perjuangan ini adalah bentuk pengabdian nyata kepada rakyat yang menginginkan keadilan. “Kita kerja terus untuk rakyat, dan rakyat melihat apa yang kita kerjakan. Kita akan selamatkan kekayaan negara tanpa ada keragu-ragu-raguan,” pungkasnya.

Bagikan