
BicaraPlus – Presiden Prabowo Subianto menegaskan penegakan hukum menjadi kunci utama menjaga kekayaan negara dan mewujudkan kesejahteraan rakyat.
“Hukum adalah instrumen untuk menjaga kekayaan bangsa dan negara. Tanpa itu, tidak mungkin rakyat kita sejahtera,” ujar Prabowo dalam acara penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI di Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Jumat (10/4).
Ia menyoroti masih maraknya praktik pelanggaran seperti korupsi, penyelundupan, tambang ilegal, hingga penyalahgunaan kewenangan.
Menurutnya, pemerintah tidak akan ragu bertindak tegas terhadap pelanggaran tersebut.
“Saya akan menggunakan semua wewenang yang diberikan UUD 1945 untuk menegakkan hukum, tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Prabowo juga meminta aparat penegak hukum dan kementerian/lembaga memperkuat koordinasi dalam memberantas berbagai pelanggaran yang merugikan negara.
Ia menekankan, menjaga kekayaan negara bukan sekadar tugas administratif, melainkan bentuk pengabdian kepada rakyat.
“Bekerja di pemerintah adalah pengorbanan. Sudah terlalu lama kekayaan bangsa dirampok,” kata dia.
Prabowo menyadari langkah tegas pemerintah bisa memicu perlawanan dari pihak-pihak tertentu.
“Semakin kita tegas membela rakyat, semakin kita akan dilawan,” ujarnya.
Meski demikian, ia meminta seluruh aparatur tetap berpegang pada kejujuran dan keadilan dalam menjalankan tugas.
Pemerintah, kata Prabowo, berkomitmen memastikan kekayaan negara dikelola secara optimal dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.





