Prabowo: PDI-P Boleh di Luar Pemerintah, tapi Saya Dukung Pramono Jadi Gubernur DKI

0741WhatsApp Image 2026 01 06 at 7.45.43 AM 1

BicaraPlus – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa persatuan bangsa tidak selalu berarti semua partai politik harus bergabung dalam kabinet. Hal ini ia sampaikan saat menyinggung posisi PDI Perjuangan (PDI-P) dan dukungannya terhadap Pramono Anung di Pilkada Jakarta.

Prabowo menyebut, meskipun PDI-P tidak berada di dalam pemerintahan eksekutif yang dipimpinnya, kerja sama antar-elemen bangsa tetap harus terjalin.

“Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah, tidak. PDI-P boleh di luar, boleh tapi kerja sama. Saya dukung Pramono jadi Gubernur DKI, betul,” ujar Prabowo dalam Puncak Peringatan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026).

Pemimpin Harus Bersatu demi Kemakmuran

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa kunci kemakmuran Indonesia terletak pada kerukunan para pemimpinnya. Ia meyakini kekayaan alam Indonesia hanya bisa dinikmati rakyat jika situasi politik stabil dan penuh kolaborasi.

“Negara kita hebat, negara kita kaya, dan negara kita bisa lebih makmur lagi asal pemimpin-pemimpinnya bersatu, kerja sama,” tegasnya.

Prabowo juga menggarisbawahi bahwa dirinya adalah Presiden bagi seluruh rakyat Indonesia, tanpa memandang preferensi politik saat Pilpres lalu. Ia mencontohkan keberlanjutan program unggulannya, Makan Bergizi Gratis (MBG), yang tetap dijalankan di wilayah di mana ia kalah suara.

“Karena aku kalah di Sumatera Barat, berarti MBG jangan ke Sumatra Barat? Enggak ada itu. Apa saya larang MBG ke Aceh? Tidak, karena sekarang saya bukan milik satu partai, saya sekarang milik seluruh bangsa Indonesia,” tuturnya.

Milik Seluruh Bangsa: “Karena aku kalah di Sumatera Barat, berarti MBG jangan ke Sumatera Barat? Enggak ada itu. Apa saya larang MBG ke Aceh? Tidak, karena sekarang saya bukan milik satu partai, saya sekarang milik seluruh bangsa Indonesia,” tuturnya.

Kehadiran Prabowo dalam perayaan Natal Nasional tersebut diakuinya sebagai sebuah kehormatan. Baginya, momen ini merupakan bukti nyata bahwa Indonesia adalah bangsa yang harmonis di tengah keberagaman.

“Kita saling hormat-menghormati, saudara-saudara,” pungkas Prabowo menutup sambutannya.

Bagikan