Prabowo Minta Pemerintah Waspada Gejolak Global, Harga BBM Bisa Picu Kenaikan Harga Pangan

1904Screenshot 14 3 2026 91849 presidenri.go .id

BicaraPlus – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran pemerintah agar tetap waspada terhadap dinamika global yang terjadi saat ini. Ia menilai perkembangan di sejumlah kawasan dunia berpotensi berdampak pada stabilitas energi dan ekonomi nasional.

Menurut Prabowo, konflik dan ketegangan yang terjadi di Eropa dan Timur Tengah dapat memengaruhi harga energi dunia, termasuk harga bahan bakar minyak (BBM).

“Kita hadapi perkembangan yang terjadi secara global di kawasan Eropa dan Timur Tengah, dan ini tentunya memberi dampak kepada kita karena akan memengaruhi harga BBM. Harga BBM juga bisa memengaruhi harga makanan,” ujar Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3).

Meski demikian, ia menyebut kondisi ketahanan pangan Indonesia saat ini relatif aman.

“Kita alhamdulillah sudah mengamankan masalah pangan yang mendasar,” katanya.

Pemerintah Diminta Siapkan Berbagai Skenario

Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh lengah menghadapi situasi global yang tidak menentu. Ia meminta para menteri menyiapkan berbagai skenario, termasuk kemungkinan terburuk.

Ia juga meminta jajarannya mengkaji langkah efisiensi yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi dampak krisis global.

Menurut Prabowo, sejumlah negara bahkan telah kembali menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk menghemat energi.

“Seolah-olah bagi mereka seperti kita dulu waktu COVID-19. Mereka melaksanakan work from home untuk semua kantor, pemerintah maupun swasta, 50 persen bekerja dari rumah,” ujarnya.

Ia meminta kajian mengenai langkah-langkah penghematan tersebut dilakukan dalam waktu dekat.

“Saya kira kita juga harus mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan. Saya percaya dua sampai tiga tahun kita akan sangat kuat, tapi tetap kita harus hemat konsumsi,” kata Prabowo.

Targetkan APBN Seimbang

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung kondisi keuangan negara. Ia berharap pemerintah dapat menjaga agar defisit anggaran tidak semakin melebar.

Bahkan, menurutnya, pemerintah menargetkan anggaran negara bisa mencapai kondisi seimbang.

“Cita-cita kita adalah kalau bisa kita tidak punya defisit. Sasaran kita adalah APBN kita harus balance budget. Itu paling ideal dan saya kira kita bisa lakukan,” ujarnya.

Dorong Penghematan Konsumsi BBM

Terkait cadangan energi, Prabowo menyebut pemerintah telah menyiapkan sejumlah rencana untuk mempercepat ketersediaan BBM nasional.

Meski Indonesia berada dalam kondisi relatif aman, ia menegaskan pemerintah tetap harus bersikap proaktif dalam menghadapi kemungkinan krisis energi.

“Kita tidak bisa menganggap bahwa apa pun terjadi kita aman. Kita bersyukur kita aman, tapi kita juga harus mengurangi konsumsi BBM kita,” kata Prabowo.

Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Prabowo juga mengajak seluruh jajaran kabinet untuk terus bekerja bagi kepentingan rakyat.

Ia menegaskan persatuan dan kesetiaan kepada bangsa harus menjadi prioritas dalam setiap langkah pemerintah.

Bagikan