Prabowo: Lebih dari 20 Persen Anak Indonesia Alami Kekurangan Gizi, Negara Harus Hadir Lewat MBG

4149WhatsApp Image 2026 01 06 at 6.12.15 PM

BicaraPlus – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis yang dilandasi kepedulian negara terhadap kondisi gizi anak-anak Indonesia. Menurut Presiden, berbagai kajian menunjukkan lebih dari 20 hingga 30 persen anak Indonesia masih mengalami kekurangan gizi.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Taklimat Awal Tahun yang digelar di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kemarin. Ia menyoroti kondisi malnutrisi dan stunting yang masih dialami jutaan anak di Tanah Air.

“Itu yang jelas dikatakan malnutrisi, stunting, badannya sangat lemah, pertumbuhannya tidak normal. Kemudian ternyata puluhan juta anak-anak Indonesia berangkat sekolah tanpa makan pagi. Banyak juga makan mereka hanya nasi dengan daun-daun,” ujar Prabowo.

Presiden menilai kondisi tersebut menuntut kehadiran negara melalui intervensi langsung dan terukur untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa. Salah satu langkah konkret yang dilakukan pemerintah adalah menjalankan program Makan Bergizi Gratis.

Prabowo menyebut program MBG yang telah berjalan selama satu tahun berhasil menjangkau 55 juta penerima manfaat, termasuk anak-anak dan ibu hamil di seluruh Indonesia.

“Hari ini adalah 6 Januari 2026 dan kita sudah mencapai hari ini dilaporkan kepada saya 55 juta penerima manfaat. Lima puluh lima juta anak-anak Indonesia menerima makan tiap hari, termasuk ibu-ibu hamil. Ini sesuatu yang membanggakan juga,” kata Prabowo.

Meski demikian, Presiden mengakui masih terdapat kekurangan dan potensi penyimpangan dalam pelaksanaan program tersebut. Namun berdasarkan evaluasi objektif, tingkat keberhasilan MBG disebut mencapai sekitar 99 persen.

“Dengan kekurangan 0,00 sekian itu pun bagi kita sesuatu yang harus kita atasi, dan alhamdulillah kita sudah mengatasi dan sedang kita atasi terus. Langkah demi langkah, pengawasan demi pengawasan terus kita lakukan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa pemimpin yang bertanggung jawab harus bekerja keras untuk menghilangkan kelaparan dan kemiskinan. Ia mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk tetap yakin berada di jalur yang benar dalam menjalankan kebijakan demi kepentingan rakyat dan masa depan bangsa.

“Kita buktikan. Kalau niat kita bersih, niat kita tidak mencuri uang rakyat, kita berbuat untuk kepentingan rakyat dan keselamatan bangsa, kita tidak perlu ragu-ragu, kita tidak perlu sedikit pun gentar,” tegas Prabowo.

Bagikan