Prabowo di WEF 2026: Danantara Jadi Fondasi Kemitraan Indonesia dengan Investor Global

0203Screenshot 2026 01 23 090142

BicaraPlus – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memaparkan arah dan program utama pemerintahannya dalam pidato di World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 yang digelar di Davos, Swiss, belum lama ini.

Dalam forum ekonomi global tersebut, Prabowo menegaskan bahwa perdamaian dan stabilitas politik harus ditopang oleh tata kelola negara yang kuat serta alokasi modal yang efisien agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan berkelanjutan.

Salah satu instrumen utama yang disoroti Prabowo adalah pembentukan sovereign wealth fund Danantara Indonesia. Ia menyebut Danantara sebagai fondasi kemitraan strategis Indonesia dengan investor global untuk mendorong pertumbuhan dan industrialisasi nasional.

“Danantara adalah sovereign wealth fund dengan aset kelolaan senilai satu triliun dolar AS. Bersama Danantara, saya dapat berdiri di hadapan Anda sebagai mitra yang setara,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, Indonesia kini tidak hanya dikenal sebagai negara yang stabil, tetapi juga semakin dipandang sebagai tujuan investasi yang menjanjikan. Melalui Danantara, pemerintah membuka ruang kolaborasi dan pembiayaan bersama untuk pengembangan industri masa depan.

“Dengan Danantara Indonesia, kini Anda dapat menjadi mitra kami. Kami akan berinvestasi dan tumbuh bersama Anda,” katanya.

Selain itu, Prabowo juga memaparkan kebijakan efisiensi fiskal yang menjadi dasar pembiayaan berbagai program prioritas pemerintah. Dalam dua bulan pertama masa pemerintahannya, anggaran negara direstrukturisasi sehingga memungkinkan peluncuran program makan bergizi gratis secara nasional.

“Hingga tadi malam, kami telah memproduksi 59,8 juta makanan untuk anak-anak, ibu, dan lansia yang tinggal sendiri. Mereka menerima makanan ini setiap hari,” ujar Prabowo. Pemerintah, kata dia, menargetkan produksi 82,9 juta porsi makanan per hari pada tahun ini.

Di sektor kesehatan, Prabowo menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis nasional merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas masyarakat, bukan sekadar kebijakan populis. Sementara di bidang pendidikan, pemerintah mendorong percepatan transformasi melalui renovasi sekolah dan digitalisasi ruang kelas di berbagai daerah.

Menurut Prabowo, pembangunan sumber daya manusia menjadi kunci pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

“Saya yakin bahwa pengembangan sumber daya manusia adalah kunci menuju negara yang makmur dan sukses,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintahannya untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui perluasan akses pendidikan berkualitas. Program tersebut mencakup pembangunan sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga sangat miskin, pengembangan sekolah unggulan, hingga perguruan tinggi berstandar internasional.

“Saya bertekad agar anak dari keluarga termiskin tidak menjadi miskin. Mereka harus diberi kesempatan yang sama,” kata Prabowo.

Selain pembangunan manusia, Prabowo turut memaparkan program penguatan ekonomi rakyat, termasuk pembangunan koperasi desa dan modernisasi kampung nelayan. Salah satu proyek percontohan di Biak, Papua, disebut telah memberikan dampak signifikan.

“Rata-rata peningkatan penghidupan mereka mencapai 60 persen dari pendapatan tahunan sebelumnya,” ujar Prabowo.

Pidato Prabowo di WEF 2026 menandai upaya Indonesia memperkuat posisinya sebagai mitra global yang stabil dan inklusif, dengan pembangunan manusia sebagai pusat strategi ekonomi nasional.

Bagikan