
BicaraPlus – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Pertemuan Filantropi Konservasi Gajah Peusangan yang digelar di Lancaster House, London, kemarin. Kehadiran Prabowo menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pelestarian satwa liar dan konservasi lingkungan.
Setibanya di lokasi, Prabowo disambut Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Lingkungan Hidup Hashim Djojohadikusumo serta Menteri Kesetaraan Inggris Seema Malhotra. Presiden juga menerima penghormatan dari personel jajar kehormatan yang berjaga di area pintu masuk Lancaster House.
Prabowo kemudian diarahkan menuju ruang tunggu sebelum dipersilakan memasuki State Dining Room menjelang kedatangan Raja Inggris Charles III. Keduanya melakukan pertemuan singkat sebelum mengikuti rangkaian utama acara.
Presiden Prabowo dan Raja Charles selanjutnya menerima penjelasan mengenai Pertemuan Filantropi Konservasi Gajah Peusangan dari CEO Circular Bioeconomy Alliance Marc Palahi. Usai pemaparan, kedua pemimpin menuju Grand Hall untuk menghadiri sesi penutup pertemuan.
Pertemuan filantropi ini telah berlangsung sejak pagi hari, sementara kehadiran Presiden Prabowo dan Raja Charles difokuskan pada sesi akhir acara. Sejumlah pejabat Indonesia turut hadir, di antaranya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Anggota DPR RI Budi Djiwandono, serta Duta Besar RI untuk Inggris Desra Percaya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo dan Raja Charles terlihat berinteraksi langsung dengan para peserta pertemuan. Kehadiran kedua pemimpin menjadi simbol dukungan politik dan moral terhadap upaya konservasi Gajah Peusangan serta penguatan kemitraan internasional di bidang pelestarian keanekaragaman hayati.
Program konservasi Gajah Peusangan bertujuan menciptakan koridor satwa liar yang aman, memitigasi konflik manusia dan gajah, serta melindungi habitat penting Gajah Sumatera. Pendekatan ini juga diarahkan untuk mendukung rehabilitasi hutan dan konservasi berbasis partisipasi masyarakat lokal.
Partisipasi Prabowo dalam forum tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia dalam mendorong kolaborasi global untuk perlindungan satwa liar sekaligus memperkuat diplomasi lingkungan sebagai bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan.




