
BicaraPlus – Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Rakornas ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kesinambungan arah pembangunan nasional.
Pembukaan Rakornas berlangsung khidmat dan penuh semangat. Seluruh peserta menyanyikan lagu “Maju Tak Gentar” saat Presiden memasuki ruang pertemuan, dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Dalam rangkaian acara, ditayangkan pula video bertajuk Indonesia Berdikari yang menampilkan berbagai kebijakan, capaian, serta arah strategis nasional dalam mendukung program-program prioritas pemerintah.
Dalam pengantar taklimatnya, Prabowo menyampaikan rasa bangga dapat hadir dan bertatap muka langsung dengan jajaran pemerintahan dari seluruh Indonesia. Ia mengapresiasi antusiasme para peserta Rakornas yang dinilainya mencerminkan optimisme terhadap masa depan bangsa.
“Hati saya bergetar melihat, mendengar, dan merasakan semangat Saudara-saudara sekalian. Kalau semangat ini sungguh-sungguh berasal dari kalbu yang paling dalam, saya yakin masa depan bangsa kita aman dan kita akan berhasil,” ujar Prabowo.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam laporannya mengatakan Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden. Rakornas ini digelar pada tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Menurut Tito, pelaksanaan RPJMN pada tahun pertama telah mencatat sejumlah capaian positif yang perlu diperkuat pada 2026 melalui kesamaan gerak langkah antara pemerintah pusat dan daerah.
“Keberhasilan akan dapat dioptimalkan di tahun 2026 dengan kesamaan gerak langkah pusat dan daerah. Karena itu, Rakornas ini diselenggarakan dengan tema Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Tito.
Tito menambahkan, Rakornas tahun ini diikuti oleh 4.011 peserta yang berasal dari berbagai unsur pemerintahan, termasuk pemerintah provinsi, kabupaten, kota, serta forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda).
“Seluruh jajaran pemerintahan siap mendukung program Bapak Presiden untuk melompat, bukan hanya bergerak, dalam memajukan Indonesia,” katanya.
Rakornas ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi nasional untuk menyelaraskan kebijakan dan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung agenda pembangunan jangka menengah dan panjang menuju Indonesia Emas 2045.





