Prabowo Bermalam di Tapanuli Selatan, Rayakan Malam Tahun Baru Bersama Warga Terdampak Bencana

IMG 20251231 WA0172

BicaraPlus – Presiden Prabowo Subianto bermalam di Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatra Utara, pada Rabu (31/12). Presiden menghabiskan malam pergantian tahun bersama warga yang terdampak bencana di wilayah tersebut.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden Prabowo dijadwalkan mengikuti sejumlah kegiatan bersama warga, mulai dari makan malam hingga menonton layar tancap.

“Karena malam tahun baru Presiden menginap di Tapanuli Selatan. Nantinya akan ada makan malam bersama warga, salam-salaman, sampai nonton layar tancap bersama,” ujar Teddy kepada awak media di Tapanuli Selatan.

Teddy menyampaikan, kondisi pengungsian di wilayah Batang Toru saat ini sudah jauh membaik. Mayoritas warga disebut telah kembali ke rumah masing-masing, meski fasilitas pengungsian tetap disiagakan.

“Di Batang Toru mayoritas warga sudah kembali ke rumah. Namun, pengungsian tetap disiapkan, termasuk dapur dan logistik. Kadang masyarakat masih datang dan kembali lagi,” katanya.

Pada siang hari, Presiden Prabowo juga meninjau Jembatan Bailey Sungai Garoga sepanjang 44 meter yang telah rampung dibangun. Jembatan tersebut merupakan jembatan ke-13 yang selesai dikerjakan pascabencana.

Teddy mengatakan, meski jembatan sudah dapat dilalui kendaraan, penerapan sistem buka-tutup masih dilakukan pada tahap awal operasional.

“Sudah bisa diakses. Namun karena baru dua hari, masih diberlakukan buka-tutup untuk memastikan keamanan. Jadi bukan hanya cepat selesai, tapi juga aman,” ucapnya.

Dengan pulihnya sejumlah infrastruktur penghubung, Teddy menyebut aktivitas ekonomi warga di sekitar lokasi terdampak mulai kembali berjalan.

“Ini wilayah perbatasan dan salah satu rute yang cukup sulit. Sekarang sudah beberapa minggu terakhir, ekonomi mulai berjalan. Warung-warung, toko, dan UMKM sudah buka,” ujarnya.

Lebih lanjut, Teddy mengatakan Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan agenda kerja ke Aceh Tamiang pada Kamis (1/1). Presiden akan meninjau hunian sementara yang dibangun oleh Danantara.

“Besok pagi ke Aceh Tamiang. Ada hunian yang dibangun oleh Danantara atas instruksi Presiden. Targetnya sekitar 500–600 unit, besok akan kita cek,” tandas Teddy.

Bagikan