PM Denmark Mette Frederiksen Mundur Usai Pemilu, Koalisi Kehilangan Mayoritas

1774490943048 screenshot 2026 03 26 083610

BicaraPlus – Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen resmi mengajukan pengunduran diri kepada Frederik X (25/3), setelah hasil pemilihan menunjukkan koalisi pemerintahannya kehilangan mayoritas di parlemen.

Langkah ini menandai awal dari proses politik baru di Denmark. Menurut pernyataan kerajaan, negosiasi pembentukan pemerintahan akan segera dimulai dan diperkirakan berlangsung sulit serta memakan waktu.

Dalam pemilu terbaru, Partai Sosial Demokrat yang dipimpin Frederiksen hanya meraih 38 dari 179 kursi parlemen. Perolehan ini menjadi yang terendah dalam lebih dari satu abad dan mencerminkan meningkatnya kekhawatiran publik terhadap isu biaya hidup, kesejahteraan, serta imigrasi.

Komposisi parlemen kini berada dalam kebuntuan. Blok kiri menguasai 84 kursi, sementara blok kanan memperoleh 77 kursi. Keduanya belum mencapai ambang batas 90 kursi yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan secara mandiri.

Perhatian kini tertuju pada kekuatan partai sentris yang dipimpin Lars Lokke Rasmussen. Dengan 14 kursi yang dimiliki, partai ini berpotensi menjadi penentu arah pemerintahan berikutnya.

Dalam debat yang disiarkan televisi, Frederiksen menyatakan keinginannya untuk membentuk koalisi kiri-tengah. Ia menilai opsi paling realistis adalah kerja sama antara partai-partai sayap kiri dengan kekuatan moderat.

Namun, tanpa dukungan mayoritas, proses pembentukan pemerintahan diperkirakan akan berlangsung alot. Negosiasi lintas partai menjadi kunci untuk menentukan siapa yang akan memimpin Denmark ke depan.

Bagikan