
BicaraPlus – Pimpinan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menekankan pentingnya integritas dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara. Hal itu disampaikan dalam diskusi pimpinan Kemenkeu yang digelar di Aula Mezanine, Kementerian Keuangan, belum lama ini.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan integritas menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan pengelolaan keuangan negara. Menurutnya, seluruh kebijakan pemerintah pada akhirnya bergantung pada kepercayaan masyarakat.
“Karena kita mengelola uang negara, uang rakyat, pajak, bea cukai, belanja negara, pembiayaan. Tapi ujungnya cuma satu yang menentukan semua itu jalan atau tidak, yaitu kepercayaan publik,” ujar Purbaya.
Ia menegaskan integritas tidak boleh hanya menjadi slogan. Integritas, kata dia, merupakan fondasi utama bagi kepercayaan masyarakat terhadap negara.
“Integritas itu bukan slogan, integritas itu fondasi kepercayaan publik kepada negara,” katanya.
Purbaya juga mengingatkan bahwa membangun integritas tidak cukup hanya melalui perubahan struktur atau pergantian pejabat. Menurut dia, integritas harus tercermin dalam praktik kerja sehari-hari.
Ia menilai masa depan Indonesia sangat bergantung pada kinerja para pimpinan dan aparatur negara dalam menjaga integritas institusi.
“Saya pikir ke depan Indonesia amat bergantung kepada kinerja Anda semua. Kalau kita gagal, NKRI-nya akan rusak. Saya minta Anda bekerja keras supaya anak cucu kita bisa hidup lebih makmur di Indonesia,” ujar dia.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan integritas institusi dimulai dari integritas pribadi setiap pegawai.
Ia mengajak para pimpinan di Kemenkeu untuk kembali meneguhkan komitmen menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
“Integritas kita dimulai dari diri. Jadi integritas institusi dimulai dari diri kita masing-masing,” kata Suahasil.
Menurutnya, nilai integritas tidak hanya dijaga oleh pegawai, tetapi juga oleh lingkungan keluarga.
“Kita pahami bukan hanya sebagai individu, tetapi juga sebagai keluarga, sehingga keluarga kita pun dapat saling mengingatkan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menilai Kementerian Keuangan telah mencatat berbagai kemajuan dalam memperkuat integritas institusi. Namun, ia mengingatkan bahwa ekspektasi masyarakat terhadap aparatur negara terus meningkat.
“Kalau kita lihat dari waktu ke waktu, sudah banyak kemajuan di Kementerian Keuangan. Tapi ekspektasi masyarakat itu lebih dari itu. Jadi apa yang sudah baik harus dipertahankan,” kata Juda.
Diskusi pimpinan tersebut menjadi salah satu forum bagi Kemenkeu untuk memperkuat komitmen menjaga integritas dalam pengelolaan keuangan negara.




