
BicaraPlus – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatat lonjakan signifikan pergerakan penumpang selama periode angkutan Lebaran 2026. Sejak H-15 hingga H+15, total penumpang mudik dan arus balik mencapai 2,6 juta orang, meningkat 14,14% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 2,3 juta orang.
Dari total tersebut, arus balik mendominasi dengan kontribusi sekitar 1,3 juta penumpang, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pasca-Lebaran. Peningkatan ini menjadi indikator kuat kepercayaan publik terhadap layanan transportasi laut yang terus berkembang.
Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin, menyampaikan bahwa kelancaran arus mudik dan balik tahun ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa operasional berjalan aman, tertib, dan lancar berkat sinergi seluruh pemangku kepentingan.
Tren kenaikan penumpang terlihat signifikan di sejumlah wilayah. Pelabuhan Tanjung Balai Karimun mencatat lonjakan hingga 79,83%, dari 149.464 menjadi 268.777 penumpang. Sementara itu, Pelabuhan Tanjung Wangi juga mengalami peningkatan pada sektor kendaraan sebesar 68,23%, dari 9.663 unit menjadi 16.256 unit.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari berbagai peningkatan layanan yang dilakukan Pelindo, termasuk pembenahan 63 terminal penumpang di seluruh Indonesia. Selain itu, optimalisasi Pelabuhan Ciwandan juga menjadi solusi efektif untuk mengurai kepadatan di jalur Merak–Bakauheni yang dikenal sebagai salah satu titik tersibuk saat mudik.
Pelindo memastikan standar pelayanan tetap terjaga, mulai dari fasilitas, kenyamanan, hingga keselamatan penumpang. Pengalaman positif ini juga dirasakan langsung oleh pengguna jasa yang menilai pelayanan semakin tertib, cepat, dan nyaman.
Ke depan, Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan transformasi layanan guna menghadirkan pengalaman transportasi laut yang lebih baik dan modern bagi masyarakat Indonesia.





