
Bicaraplus – Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) AA LaNyalla Mahmud Mattalitti melaporkan agenda kerja dan program strategis PBMI tahun 2026 kepada Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir. Pertemuan berlangsung di Jakarta, Senin (12/1/2026), sebagai bagian dari persiapan jangka awal menuju SEA Games Malaysia 2027.
LaNyalla menegaskan, PBMI telah menyusun sejumlah program yang selaras dengan roadmap Kemenpora menuju SEA Games, mengingat persiapan atlet harus dimulai sejak dini. “Kami sampaikan beberapa program utama PBMI 2026 yang sejalan dengan persiapan SEA Games Malaysia 2027. Event tersebut menuntut kesiapan atlet, sistem, dan kompetisi sejak sekarang,” ujar LaNyalla.
Dalam pertemuan tersebut, PBMI memaparkan rencana penyelenggaraan berbagai ajang nasional dan internasional, di antaranya Indonesia Muaythai Championship Series, Nyala Combat, IFMA Asian Championship, IFMA Judge & Jury Workshop Series, Coaching Workshop Series, hingga Kejurnas dan PON Bela Diri.
Menurut LaNyalla, rangkaian kompetisi ini dirancang untuk meningkatkan jam tanding atlet sekaligus mendongkrak peringkat internasional Indonesia di IFMA. “Kami ingin atlet memiliki exposure bertanding yang konsisten, sehingga nilai ranking meningkat. Ini bagian dari roadmap prestasi. Di saat yang sama, PBMI juga mulai masuk ke ranah industri olahraga, termasuk pendekatan sponsor dan hak siar televisi,” jelasnya.
Menpora Erick Thohir menyambut positif langkah PBMI tersebut. Ia menilai tantangan Indonesia di SEA Games Malaysia akan lebih berat karena tuan rumah diprediksi mendominasi perolehan medali, dengan persaingan ketat bersama Thailand dan Vietnam.
“Persiapan harus dimulai sekarang. Saya sudah minta agar semua cabang olahraga segera menyiapkan programnya. Untuk Muaythai, saya berharap capaian perak di Thailand bisa ditingkatkan menjadi emas di Malaysia,” tegas Erick.
Menpora juga menegaskan dukungan prinsipil Kemenpora terhadap seluruh program cabang olahraga yang diselaraskan dengan roadmap SEA Games 2027, serta meminta PBMI segera berkoordinasi intensif dengan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga.





